Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Pertamina Pastikan Keamanan Pasokan Elpiji di Gorontalo

Rabu 15 Jul 2020 20:29 WIB

Red: Gita Amanda

Pekerja menata tabung gas elpiji 3 Kg di salah satu agen gas elpiji (ilustrasi).

Pekerja menata tabung gas elpiji 3 Kg di salah satu agen gas elpiji (ilustrasi).

Foto: Republika/Prayogi
Setiap harinya Pertamina menyalurkan sekitar 220 MT atau 220 ribu kg elpiji

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, C D Sasongko memastikan keamanan pasokan elpiji untuk wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara (Sulut). Sasongko mengaku telah mengunjungi Depot Mini LPG Pressurized Amurang yang terletak di Desa Sapa Barat, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara untuk memastikan hal itu.

"Depot LPG Amurang saat ini dikelola oleh PT Elnusa Petrofin, perusahaan afiliasi PT Pertamina (Persero). Dari sinilah penyaluran elpiji untuk memenuhi kebutuhan elpiji baik subsidi maupun nonsubsidi untuk seluruh wilayah Sulawesi Utara dan sebagian Gorontalodan dibawa melalui Skid Tank menuju tujuh Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE )," ujarnya melalui rilis, Rabu (15/7).

Ia menjelaskan dengan kapasitas 2x1000 MT yang terpasang, depot ini setiap harinya menyalurkan sekitar 220 MT atau 220 ribu kg elpiji. "Sebagai gambaran untuk 1 MT itu bisa diisi untuk memenuhi 333 tabung elpiji 3 kilogram (kg). Elpiji inilah kemudian dibawa oleh puluhan kendaraan skid tank dengan kapasitas angkut beragam mulai dari 8.800 kg dampai 15 ribu kg.

Dalam kesempatan tersebut, Sasongko mengecek seluruh fasilitas yang ada di depot mulai dari memastikan sistem pemadam kebakaran hingga ke lokasi jetty yang berada di pinggir laut tempat di mana kapal tanker pembawa elpiji bersandar untuk melakukan pengisian.

"Depot ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Sehingga kehandalannya dipertaruhkan," ujarnya.

Untuk itu ia menegaskan pihak LPG Amurang selalu waspada dan mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk yang mungkin bisa terjadi.

Sasongko juga mengingatkan agar seluruh pekerja atau personel yang terlibat di dalam depot untuk tetap memperhatikan protokol Covid-19 yang sudah ditetapkan. "Harus tetap menggunakan masker menjaga jarak dan mencuci tangan dan juga tetap olahraga serta mengkonsumsi makanan bergizi," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA