Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Menpora Minta Pemuda Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Rabu 15 Jul 2020 19:58 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Menpora RI Zainudin Amali.

Menpora RI Zainudin Amali.

Foto: istimewa
Para pemuda itu tetap diingatkan untuk memperhatikan protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, meminta pemuda-pemudi tetap produktif di masa pandemi Covid-19. Namun para pemuda itu tetap diingatkan untuk memperhatikan protokol kesehatan.

“Di masa pandemi ini, sudah sekitar tiga bulan masyarakat di rumah ya pada awalnya. Aktivitas terganggu. Nah, kami mengajak masyarakat untuk tetap aktif dan produktif. Tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Menpora dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7).

Selain itu, Menpora juga mengajak masyarakat agar terus berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. Selama berolahraga, ia meminta masyarakat membawa masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Jelang Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun depan, Menpora berharap momen ini dimanfaatkan pemuda untuk meningkatkan kreativitas di bidang apapun selama bersifat positif.

“Pemuda harus bisa memanfaatkan momentum saat Piala Dunia U-20 2021. Negara peserta banyak yang datang tentunya. Pasti mereka mau tahu apa yang menjadi khas. Ini menjadi peluang bagi anak muda untuk menunjukkan kreativitasnya. Misalnya, bisa menghasilkan suvenir, merchandise, dan lainnya. Ini akan menarik. Jangan takut berinovasi,” jelas Menpora.

Lebih lanjut, Menpora menerangkan, Kemenpora juga memiliki program yang salah satunya adalah pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, berdaya saing, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.  “Ini sudah saya sampaikan di berbagai kesempatan. Masa pandemi ini, kita harus kreatif. Kami juga mendorong pemuda untuk menciptakan kewirausahaan,” ujar dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA