Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Wali Kota Depok Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol

Jumat 10 Jul 2020 17:57 WIB

Rep: Rusdi Nurdiansyah/ Red: Muhammad Hafil

Wali Kota Depok Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol. Foto: Sejumlah pengunjung berjaga jarak fisik saat melihat pameran karya pelukis Hanafi berjudul 60 tahun dalam studio di Galerikertas, Depok, Jawa Barat, Ahad (5/7/2020). Gelerikertas membuka kembali pameran seni rupa dengan menerpakan protokol kesehatan seperti berjaga jarak fisik (Physical Distancing), membatasi jumlah pengunjung, dan menggunakan masker guna mencegah penyebaran COVID-19.

Wali Kota Depok Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol. Foto: Sejumlah pengunjung berjaga jarak fisik saat melihat pameran karya pelukis Hanafi berjudul 60 tahun dalam studio di Galerikertas, Depok, Jawa Barat, Ahad (5/7/2020). Gelerikertas membuka kembali pameran seni rupa dengan menerpakan protokol kesehatan seperti berjaga jarak fisik (Physical Distancing), membatasi jumlah pengunjung, dan menggunakan masker guna mencegah penyebaran COVID-19.

Foto: ANTARA/ASPRILLA DWI ADHA
Masyarakat diimbau patuhi protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap melakukan upaya pencegahan virus Corona (Covid-19), dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Kepada semua pihak mari bersama-sama mencegah penularan Covid-19 dengan menjalankan secara ketat protokol kesehatan. Mengingat kasus positif terus terjadi penambahan setiap harinya, baik di Kota Depok maupun di wilayah Jabodetabek. Penyebaran Covid-19 masih berlangsung," ujar Idris di Balai Kota Depok, Jumat (10/7).

Menurut Idris, sesuai dengan peta sebaran kasus terkonfirmasi positif berdasarkan kelurahan, terdapat 12 kelurahan di Kota Depok dinyatakan tidak memiliki kasus positif Covid-19 yakni Kelurahan Limo, Tirtajaya, Tapos, Kedaung, Harjamukti, Krukut, Pangkalanjati Baru, Duren Mekar, Duren Seribu, Bojongsari Lama, Leuwinanggung dan Bojongsari Baru.

"Selanjutnya terdapat dua kelurahan yang memiliki kasus positif aktif lebih dari 10 yakni Kelurahan Bedahan dan Cilangkap," ungkapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA