Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Mobil Tercebur ke Kalimalang Sudah Dievakuasi

Jumat 10 Jul 2020 12:58 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Reiny Dwinanda

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat. (Ilustrasi)

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Suwandy
Mobil tercebur di Kalimalang diduga akibat sopir mengantuk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satu unit mobil jenis Toyota Innova tercebur ke Kalimalang, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (10/7). Mobil dengan pelat nomor B 1110 BZH itu telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Kendaraan yang tercebur sudah bisa diangkat dari Kalimalang sekitar pukul 07.50 WIB," ungkap Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Ojo Ruslani dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Ojo menyebut, penyebab kecelakaan itu diduga lantaran sopir mengantuk. Ojo mengungkapkan, sopir bernama Sutaryo (26 tahun) itu, awalnya diminta oleh salah satu pengurus pesantren Pesantren Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Parung, Bogor, yakni ustadz Jalil, untuk menjemput istrinya bernama ustadzah Samsiah dan kedua anaknya berinisial MK (10) dan NFM (3) di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (9/7).

"Sopir menjemput korban dari Purwokerto menuju Parung, Bogor ke pesantren di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman untuk kembali ke pesantren setelah libur selama tiga bulan akibat Pandemi Covid-19," ungkap dia.

Dalan perjalanan menuju Bogor, menurut Ojo, sopir diduga mengantuk. Mobil pun berbelok dari jalur dan tercebur ke Kalimalang.

Kepada polisi, Sutaryo mengaku, saat kecelakaan terjadi, ustadzah Samsiah menyuruh dirinya untuk keluar terlebih dahulu dan mencari pertolongan. Sutaryo pun sempat menyelamatkan satu orang anak ustadzah Samsiah.

"Sopir sempat menarik MK anak dari ustadzah Samsiah yang duduk di samping sopir dan mereka selamat," papar dia.

Namun, ustadzah Samsiah dan satu anaknya yang lain, yakni NFM, terjebak di dalam mobil dan terbawa arus sejauh 50 meter. Jasad ustadzah Samsiah tidak lama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan NFM masih belum ditemukan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Hingga saat ini, menurut Ojo, kepolisian masih melakukan pencarian terhadap korban yang hanyut terbawa arus Kalimalang dengan dibantu oleh warga sekitar.

Sementara itu, jenazah ustadzah Samsiah telah dibawa ke RSUD Bekasi Kota. Sedangkan sopir dan anak korban sudah dibawa ke Unit Laka Polres Bekasi Kota.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA