Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Polda Sumbar Siapkan 6.961 Personel Amankan Pilkada

Rabu 08 Jul 2020 21:59 WIB

Red: Friska Yolandha

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menggunakan alat pelindung diri saat melakukan simulasi kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih Pilkada serentak 2020. vKepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menyiapkan 6.961 personel kepolisian untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menggunakan alat pelindung diri saat melakukan simulasi kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih Pilkada serentak 2020. vKepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menyiapkan 6.961 personel kepolisian untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Foto: Antara/Fikri Yusuf
Pelaksanaan pilkada tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat menyiapkan 6.961 personel kepolisian untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pilkada tahun ini digelar di tingkat provinsi serta 13 kota dan kabupaten pada 9 Desember 2020.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, saat ini tengah dilakukan penyusunan personel untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2020. Pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap tingkat kerawanan pilkada di masing-masing daerah di Sumbar.

Menurut dia, pemetaan diambil dari beberapa aspek yang ada untuk menentukan cara bertindak dan melibatkan jumlah personel yang akan diturunkan dalam pengamanan nanti.

Baca Juga

“Kami juga melakukan pemetaan terhadap tahapan Pilkada 2020 yang memiliki tingkat kerawanan yang harus diantisipasi," katanya, Rabu (8/7).

Selain itu, dalam melakukan pengamanan Pilkada 2020 pihaknya juga akan melibatkan unsur TNI dan Linmas. Ia mengatakan, untuk pelaksanaan gelar pasukan pengamanan Pilkada 2020 tidak dilaksanakan di lapangan, mengingat saat ini masih dalam masapandemi Covid-19.

"Dalam pelaksanaan pengamanan pilkada serentak ini akan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA