Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Panen di Sungayang, Gubernur Sumbar: Solusi Langka Pangan

Rabu 08 Jul 2020 17:32 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Fuji Pratiwi

Gubernur Irwan Prayitno bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto melakukan panen raya di hamparan sawah kelompok tani (Poktan) Sawah Padang Nagari Minangkabau Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, Rabu pagi (8/7)

Gubernur Irwan Prayitno bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto melakukan panen raya di hamparan sawah kelompok tani (Poktan) Sawah Padang Nagari Minangkabau Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, Rabu pagi (8/7)

Foto: dok. Humas Pemprov Sumbar
Petani di Sumbar tetap diminta menaati protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno bersama Kapolda Sumbar Toni Harmanto pada Rabu (8/7) mengikuti panen raya di hamparan sawah kelompok tani (Poktan) Sawah Padang Nagari Minangkabau Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Irwan bangga dengan panen raya di kecamatan Sungayang, Tanah Datar karena menjadi solusi mencegah kelangkaan pangan di saat pandemi virus corona belum selesai.

"Tanah Datar salah satu sentra produksi padi yang terkenal terus menjaga produksi padi agar tidak terjadi kelangkaan pangan di masyarakat Sumbar di masa sulit ini," kata Irwan.

Irwan menyebut sejak pandemi Covid-19 masuk ke Sumbar, kebutuhan warga akan pangan kian meningkat. Karena aktivitas warga lebih banyak di rumah. Sementara perekonomian ikut terdampak sehingga ketersediaan pangan sangat menentukan bagi masyarakat.

Di Sumbar sektor pertanian terutama padi memang menjadi andalan bagi pendapatan masyarakat. Karena sebagian besar wilayah Sumbar berada di lokasi yang tepat untuk bercocok tanam padi.

"Uang yang beredar di Sumbar berasal dari pertanian, lahan pertanian kita sangat luas. Saya bangga dalam suasana pandemi Covid-19 ini, masyarakat masih produktif," ucap Irwan.

Irwan berharap kegiatan panen raya ini memotivasi petani lain agar terus meningkatkan produktivitas. Walau sudah ada penerapan new normal, seluruh warga termasuk petani tetap harus waspada terhadap Covid-19. Ia meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA