Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Polisi Tangkap Napi Asimilasi Curi Motor di Tasikmalaya

Selasa 07 Jul 2020 22:15 WIB

Red: Ani Nursalikah

Ilustrasi Borgol

Ilustrasi Borgol

Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Napi asimilasi dikembalikan ke Lapas Garut untuk menjalani sisa hukuman.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Kepolisian Resor Tasikmalaya menangkap narapidana asimilasi karena terlibat dalam komplotan kasus pencurian sepeda motor milik tenaga medis di Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. "Dari tiga orang yang kami tangkap, satu di antaranya adalah napi yang mendapat program asimilasi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya AKP Siswo de Cuellar Tarigan saat jumpa pers di Tasikmalaya, Selasa (7/7).

Ia mengatakan seorang narapidana asimilasi Lembaga Pemasyarakatan Garut berinisial AS (23 tahun) ditangkap setelah melakukan pencurian bersama pelaku lain di Puskesmas Cikalong, Tasikmalaya pada 17 Juni 2020. Pelaku yang menjalani program asimilasi itu, kata dia, dikembalikan ke Lapas Garut untuk menjalani sisa hukumannya, sedangkan pelaku lain ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga

"Salah satu pelaku adalah warga binaan Lapas Garut yang mendapat asimilasi, yang bersangkutan sudah kami kembalikan untuk menjalani sisa masa hukumannya," kata Siswo.

Selain AS, menurut dia, ada dua pelaku lain yang terlibat kasus pencurian sepeda motor itu yakni DS dan BD sebagai penadah dan penjual sepeda motor hasil curian. Hasil pengembangan, kata dia, petugas mengamankan enam sepeda motor hasil curian di rumah BD kemudian diangkut untuk menjadi barang bukti tambahan dalam kasus tersebut.

"Barang bukti curian tidak hanya dari Puskesmas Cikalong, tapi ada yang lainnya. Jadi total ada tujuh sepeda motor hasil curian," katanya.

Akibat perbuatannya itu pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan Pasal 481 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA