Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Pesan John Kei, Bawa Nus Kei Hidup Atau Mati

Senin 06 Jul 2020 18:28 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Indira Rezkisari

Polisi membawa salah satu tersangka kejahatan John Kei saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020.

Polisi membawa salah satu tersangka kejahatan John Kei saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020.

Foto: ANTARA /Sigid Kurniawan
John Kei beri anak buahnya Rp 10 juta uang operasional tindakan ke Nus Kei.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi menggelar rekonstruksi di markas John Kei, yakni Jalan Tytyan Indah, Bekasi, Jawa Barat terkait penyerangan terhadap kelompok Nus Kei. Di lokasi tersebut, John Kei diketahui memberi perintah tegas kepada para anggotanya untuk membawa Nus Kei ke hadapannya dalam kondisi hidup ataupun mati.

Selain memberi perintah, John Kei juga membahas bersama-sama terkait video yang diunggah Nus Kei melalui media sosial yang menyinggung perasaan John Kei. Mereka juga mendiskusikan rencana penyerangan serta penculikan Nus Kei. Pertemuan itu dilakukan pada tanggal 20 Juni 2020.

"Adegan ke-10 dilakukan rapat di luar rumah, dipimpin langsung oleh John Kei," kata salah satu penyidik membacakan adegan rekonstruksi di lokasi, Senin (6/7).

Dalam rapat itu, John Kei memerintahkan para anak buahnya untuk membawa Nus Kei ke hadapannya dalam keadaan hidup atau mati. "John Kei datang dan mengatakan 'besok berangkat tabrak dan hajar rumah Nus Kei, ambil Nus Kei dalam keadaan hidup atau mati'," ujar penyidik menirukan perintah dari John Kei.

Tidak hanya itu, John Kei juga memerintahkan para anggotanya untuk tidak segan melukai siapa saja pihak yang mencoba melindungi Nus Kei maupun menghalang-halangi aksi penyerangan itu. "Jika ada yang menghalangi, sikat saja," ucap penyidik.

Kemudian, John Kei pun sempat memberikan uang sebanyak Rp 10 juta kepada salah satu anak buahnya, yakni tersangka Daniel Farfar sebagai uang operasional. Tersangka Daniel kemudian memberikan arahan kepada anggota kelompoknya untuk berkumpul esok hari di Arcici Sports Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat sebelum berangkat ke lokasi penyerangan.

Sebelumnya, polisi menangkap kelompok John Kei lantaran melakukan penyerangan terhadap kelompok Nus Kei di Perumahan Green Lake City, Tangerang; dan Cengkareng pada Ahad (21/6) lalu. Aksi itu diduga dilakukan berdasarkan persoalan pembagian hasil penjualan tanah antara John Kei dan pamannya, Nus Kei.

Kini, polisi telah menahan 37 orang tersangka dalam kasus tersebut, termasuk John Kei. Sementara itu, masih ada delapan orang lainnya yang berstatus buron.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA