Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Israel Lancarkan Serangan ke Jalur Gaza

Senin 06 Jul 2020 15:06 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Roket Israel, ilustrasi

Roket Israel, ilustrasi

Foto: Times of Israel
Israel menembakkan lima roket ke lahan pertanian dan menyebabkan kerusakan properti

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan ke Jalur Gaza pada Ahad (5/7). Setidaknya lima roket ditembakan ke lahan pertanian di sebelah timur lingkungan al-Zaytoon dan menyebabkan kerusakan properti. 

Dilaporkan laman kantor berita Palestina WAFA, selain roket, artileri Israel pun menembakkan dua peluru ke sebidang tanah pertanian lainnya di timur laut lingkungan al-Shejaiya. Namun, tak ada korban jiwa yang dilaporkan. 

Israel menyebut rentetan serangan itu merupakan respons atas roket yang ditembakan dari Jalur Gaza. Namun, Israel tak menyebut siapa pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Baca Juga

Pada Rabu pekan lalu, Hamas menembakkan rentetan roket ke arah laut. Itu merupakan peringatan yang ingin ditujukan kepada Israel agar tak melanjutkan rencana pencaplokan Tepi Barat. 

Menurut laman Times of Israel, Hamas meluncurkan sekitar 20 roket. Namun, militer mengatakan tak mengetahui adanya penembakan roket. Peluncuran roket tersebut dilakukan saat ribuan warga Palestina di Gaza menyambut seruan Hamas untuk melakukan demonstrasi menentang pencaplokan Tepi Barat.

Dalam aksinya, mereka mengibarkan-ngibarkan bendera Palestina seraya mengusung plakat bertuliskan “Tidak untuk aneksasi” dan “Palestinian lives matter”, merujuk pada gerakan anti-rasialisme di Amerika Serikat (AS), yakni “Black Lives Matter”. “Perlawanan harus dihidupkan kembali. Israel takut akan kekuatan,” kata Rafeeq Inaiah, salah satu warga Gaza yang berpartisipasi dalam demonstrasi.

Hamas dan Jihad Islam, dua kelompok perlawanan paling kuat Gaza, telah mengancam meningkatkan bentrokan di sepanjang perbatasan Israel. Ancaman itu diutarakan saat situasi yang relatif tenang selama beberapa bulan di Gaza. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA