Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Proses Produksi Film Pandemi Songbird Dilarang, Mengapa?

Jumat 03 Jul 2020 11:21 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Industri perfilman (ilustrasi). SAG-AFTRA memberikan perintah

Industri perfilman (ilustrasi). SAG-AFTRA memberikan perintah

Foto: www.freepik.com
Songbird yang berkisah tentang pandemi akan dibintangi Demi Moore.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film thriller pandemi Songbird rencananya akan memasuki masa produksi dalam waktu dekat meski pandemi Covid-19 belum mereda. Akan tetapi, serikat pekerja hiburan film dan televisi SAG-AFTRA mengeluarkan larangan untuk rencana tersebut.

SAG-AFTRA melarang jalannya proses produksi Songbird karena pihak produser tidak transparan mengenai protokol keamanan yang akan diterapkan. SAG-AFTRA menilai protokol keamanan merupakan hal yang penting mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Ini sesuatu yang jelas kami anggap sangat serius," ujar juru bicara SAG-AFTRA, seperti dilansir Hollywood Reporter.

Songbird merupakan film yang disutradarai oleh Adam Mason dan didukung oleh produser Songbird dan rumah produksi Invisible Narratives. Film ini akan dibintangi oleh Demi Moore, Craig Robinson, Paul Walter Hauser, dan Peter Stormare.

Rencananya, Songbird akan memulai proses produksi di Los Angeles pada Juli. Namun, SAG-AFTRA memberikan perintah "Do Not Work" pada 2 Juli lalu.

Dalam surat perintah tersebut dinyatakan bahwa produser Songbird gagal untuk melengkapi proses penandatanganan dan karena itu tidak masuk ke dalam perjanjian SAG-AFTRA mana pun yang berlaku. Oleh karena itu, SAG-AFTRA meminta para anggotanya yang terlibat dalam proses produksi film untuk tidak melakukan layanan akting untuk film tersebut sampai ada kabar terbaru.

"Tolong diingat, menerima pekerjaan atau memberikan layanan untuk Songbird dapat dianggap sebagai pelanggaran Global Rule One," ungkap SAG-AFTRA dalam pernyataan resmi tersebut.

Produksi serial televisi dan film sudah kembali diperbolehkan di Los Angeles sejak 12 Juni lalu. Akan tetapi, setiap proses produksi yang akan dilakukan harus menerapkan protokol keamanan yang ketat sesuai anjuran Departemen Kesehatan Masyarakat Los Angeles.

Salah satu protokol yang harus dilakukan adalah pengetesan Covid-19 secara periodik untuk para aktor dan kru. Selain itu, protokol ini juga mencakup jaga jarak fisik, pembersihan alat dan lokasi syuting, serta pendampingan petugas terkait.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA