Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Presiden Korsel Ajak Benahi Rantai Suplai Dunia

Selasa 30 Jun 2020 09:45 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Fuji Pratiwi

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengajak semua negara untuk memperbaiki rantai suplai dunia karena terpengaruh pandemi Covid-19.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengajak semua negara untuk memperbaiki rantai suplai dunia karena terpengaruh pandemi Covid-19.

Foto: AP/Lee Jin-wook/Yonhap
Masalah rantai suplai dunia lebih besar dari sekedar persaingan perdagangan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengajak semua negara untuk memperbaiki rantai suplai dunia karena terpengaruh pandemi Covid-19. Korsel mengakui ancaman yang timbul akibat terganggunya pasokan suplai.

Moon meminta pemerintahannya menyiapkan strategi agar Korsel dapat keluar dari masalah terganggunya rantai suplai. Ia justru berharap masalah ini menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan.

Baca Juga

"Saat pandemi Covid-19, proteksionisme dan ego nasional menguat di seluruh dunia. Tapi kini sistem pekerja dan rantai suplai dunia mulai berbenah," kata Moon dilansir dari Yonhap News Agency pada Selasa (30/6).

Moon menganggap masalah rantai suplai dunia lebih besar dari sekedar persaingan perdagangan dengan Jepang. Jepang dan Korsel memang terlibat duel perdagangan hingga saling melarang ekspor ke negara masing-masing.

Moon menekankan agar pemerintahannya menuntaskan masalah suplai secara agresif. Menurutnya, masalah ini tak bisa lagi disikapi dengan sikap bertahan saja.

"Saya ingin pemerintahan ini menyiapkan laporan strategi yang relevan diambil untuk kepentingan masyarakat," ucap Moon.

Walau demikian tugas ini diakuinya tak akan berjalan mudah. Sebab di waktu yang sama pemerintah Korsel wajib menangani Covid-19.

"Jadi ibaratnya seperti harus menangkap dua kelinci dalam sekali waktu," sebut Moon.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA