Senin 29 Jun 2020 19:48 WIB

Tiga Hari Nol Kasus Positif Covid-19 di Lampung

Terbukti bahwa masyarakat sudah mulai mematuhi protokol kesehatan.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Muhammad Fakhruddin
Lawan Corona. Ilustrasi
Foto: Republika
Lawan Corona. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG --  Jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Provinsi Lampung tidak ada penambahan atau nihil kasus positif selama tiga hari. Sedangkan jumlah pasien positif yang sembuh terjadi penambahan setiap hari, sementara pasien yang meninggal dunia masih tetap.

"Saya sampaikan sudah 10 hari lebih, angka prevalensi kita sudah di bawah 1, dalam arti kasus sudah mulai menurun, dan pandemi bisa kita kendali, terbukti bahwa masyarakat sudah mulai mematuhi protokol kesehatan (prokes)," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana pada konferensi pers di Bandar Lampung, Senin (29/6) petang.

Dia berharap masyarakat di Lampung tetap konsisten menerapkan prokes di lingkungan masin-masing, dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir memakai sabun, menjaga jarak dalam bersosialisasi, dan menghindari kerumunan. Selain itu, menjadikan prokes sebagai gaya hidup dan harga mati, untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Sampai saat ini, Reihana yang juga kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung mengatakan, pemeriksaan swab di Laboratorium Kesehatan Daerah Lampung, di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung, RSUD A Yani Kota Metro, RSUD Pringsewu, dan RSUD Tulangbawang  mulai 14  Mei hingga 28 Juni  2020 sebanyak 2425 sample swab.

Sebelumnya, sampel swab dikirim ke Kemenkes di Jakarta dan BTKS  di Palembang, dan Lampung baru mendapatkan hasil dari sampel swab positif atau negatif Covid-19 selama rentang waktu empat sampai tujuh hari.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang terdiri dari berbagai unsur dan elemen masyarakat, tetap menempatkan petugasnya di pasar tradisional maupun pasar moderen. Setiap mal ditempatkan petugas dari TNI, polri, dan aparat Satpol PP, setiap pengunjung wajib memakai masker dan memeriksakan suhu badan, serta disemprot handsanitizer.

Sedangkan di pasar tradisional dalam Kota Bandar Lampung, petugas gabungan membangun posko pandemi Covid-19, untuk mengawasi pedagang dan pengunjung pasar terkait dengan penerapan protokol kesehatan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement