Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Pekerja Disneyland AS Tuntut Perlindungan dari Covid-19

Ahad 28 Jun 2020 22:02 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nur Aini

Disneyland di Kalifornia, AS.

Disneyland di Kalifornia, AS.

Foto: travelandfineliving
Disneyland Kalifornia di AS rencananya dibuka kembali pada 17 Juli

REPUBLIKA.CO.ID, ANAHEIM — Sejumlah pekerja di Disneyland Kalifornia, Amerika Serikat (AS) menggelar aksi protes pada Sabtu (27/6). Langkah itu dilakukan menyusul keberatan bahwa Walt Disney Co, perusahaan di balik taman bermain raksasa itu belum memberikan perlindungan yang memadai bagi para karyawan saat pembukaan kembali dilakukan di tengah pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) yang masih berlangsung.

Walt Disney Co sebelumnya dilaporkan bersiap membuka kembali Disneyland Kalifornia pada 17 Juli mandatang. Hal itu direncanakan setelah negara bagian AS itu mengeluarkan pedoman tentang bagaimana taman hiburan dapat beroperasi dengan aman di tengah ancaman wabah.

Baca Juga

Sejumlah pekerja Disneyland Kalifornia menggelar aksi protes melalui kendaraan mereka. Sekitar 200 mobil dilaporkan membentuk karavan di luar taman bermain dan resor kemudian melakukan unjuk rasa atas nama Koalisi Serikat Buruh Resort, kelompok yang terdiri atas 11 serikat pekerja yang mewakili 17.000 karyawan Disneyland.

Serikat pekerja meminta perusahaan untuk berkomitmen memberikan upaya perlindungan nyata. Hal itu di antaranya adalah dengan berkomitmen menyediakan fasilitas pengujian Covid-19. 

"Ketika Disney dibuka kembali, kami ingin itu seaman mungkin untuk anggota pemeran, untuk para tamu, dan untuk keluarga yang harus dilibatkan oleh para anggota," kata Maria Hernandez, seorang anggota serikat yang menghadiri aksi protes, seperti dilansir The Globe and Mail, Ahad (28/6). 

Dalam pernyataan setelah aksi protes, Walt Disney Co mengatakan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan tentang perlindungan menyeluruh di tengah pandemi Covid-19 dengan 20 afiliasi serikat pekerja. Itu mencakup gaji tambahan bagi karyawan yang sakit, masker untuk tamu dan anggota pemeran atan pertunjukan, serta mengurangi kapasitas taman hiburan.

Sementara, dalam surat yang diberikan ke serikat pekerja pada awal pekan ini, perwakilan Walt Disney Co mengatakan pengujian Covid-19 tidak direkomendasikan oleh otoritas kesehatan AS sebagai pemantauan rutin. Beberapa hal yang direkomendasikan adalah untuk fokus menjaga jarak fisik, mengenakan masker, mencuci tangan, dan melakukan sanitasi rutin lainnya. 

Disneyland merupakan taman hiburan terbesar yang tersebar di sejumlah negara di dunia. Sejak Januari, hampir seluruh cabang taman bermain yang ditutup. Namun, dengan pelonggaran aturan pembatasan di sejumlah negara yang mulai ditetapkan, beberapa Disneyland telah dibuka kembali seperti Disneyland Shanghai dan Hong Kong, meski dengan ketentuan pembatasan tamu yang diberlakukan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA