Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Pengamat Ekonomi Syariah Kritisi Sistem Antrian Haji

Jumat 26 Jun 2020 21:09 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Fakhruddin

Pengamat Ekonomi Syariah Kritisi Sistem Antrian Haji. Foto: Jamaah haji Indonesia menghabiskan waktu untuk beribadah di Masjidil Haram.

Pengamat Ekonomi Syariah Kritisi Sistem Antrian Haji. Foto: Jamaah haji Indonesia menghabiskan waktu untuk beribadah di Masjidil Haram.

Foto: Republika/ Amin Madani
Berhaji dengan cara berhutang tidak memenuhi syarat istithaah

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pengamat Ekonomi Syariah Prof Tjiptohadi Sawarjuwono mengkritisi terkait sistem anterian haji Indonesia. Ia menyayangkan calon jamaah haji membayar puluhan juta tapi mesti menunggu puluhan tahun untuk bisa diberangkatkan.

"Ngapain sih orang-orang daftar, tapi antrian sampai 20 sampai 30 tahun dan membayar sekian puluh juta," kata Prof Tjiptohadi saat

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA