Jumat 26 Jun 2020 20:15 WIB

Emil Ancam Tutup Kawasan Wisata Puncak

Tempat wisata di Puncak jika banyak ditemukan yang positif Covid-19.

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Andri Saubani
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (ilustrasi)
Foto: ANTARA/M Agung Rajasa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan akan kembali menggelar tes swab dan rapid test di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor untuk menyasar wisatawan. Jika banyak ditemukan yang positif Covid-19, Emil mengancam akan menutup tempat wisata di Puncak, Kabupaten Bogor.

"Karena besok dites juga ya. Kalau masih banyak ditemukan yang positif, terpaksa kita tutup," kata Emil di Stasiun Bogor, Jumat (26/6).

Baca Juga

Pekan lalu, Emil menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapid dan swab test di kawasan Puncak untuk wisatawan. Dari 88 wisatawan yang reaktif, dua di antaranya dinyatakan positif Covid-19 yang ber-KTP DKI Jakarta.

Oleh sebab itu, Emil mengimbau warga DKI Jakarta untuk tak berwisata dulu ke kawasan Puncak. Sebab, pergerakan wistawan di Puncak belum dapat dikendalikan dengan baik.

"Warga Jakarta untuk jangan dulu datang ke Puncak, karena pergerakan wisatawan masih belum terkendali," jelasnya.

Emil mengatakan, pergerakan wisata dapat dikendalikan bila pengelolaan wisata menjual tiket. Dengan tiket, lanjut Emil, pergerakan dapat diatur. Sehingga, dapat dilakukan antisipasi maupun pembatasan pengunjung.

Sebaliknya, Emil menilai, pergerakan wisatawan sulit diatur jika banyak yang berkunjung ke wisata tanpa pengelola maupun yang tak menyediakan tiket. Karena itu, dia menyatakan, akan kembali mengkaji tempat wisata yang tak dapat mengendalikan pergerakan wisatawan untuk mengambil kebijakan yang terukur dalam mencegah persebaran Covid-19.

"Kebanyakan itu, banyak yang masuk ke wilayah-wilayah yang tidak ada pengelolanya, air terjun, kebun teh, itu yang sedang kita kaji," katanya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jabar mengungkapkan ada dua wisatawan Puncak, Kabupaten Bogor, yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Keduanya dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan secara massal pada akhir pekan lalu.

"Betul, dua wisatawan positif Covid-19 dari hasil swab test," ucap Kordinator Sub Divisi Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa BaratDedi Taufik saat dihubungi Antara di Bogor, Kamis (25/6).

Menurutnya, dua wisatawan asal DKI Jakarta itu sempat menjalani tes cepat atau rapid test dengan hasil reaktif, kemudian menjalani tes usap sesuai prosedur pelaksanaan tes Covid-19 massal di tempat-tempat wisata di Kawasan Puncak, Bogor, pada 20 - 21Juni 2020.

"Kami masih melakukan tracing kepada dua orang ini," kata Dedi.

photo
10 besar daerah dengan rasio kasus Covid-19 tertinggi. - (Infografis Republika.co.id)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement