Kamis 25 Jun 2020 21:54 WIB

Pasien Positif Covid-19 Padang Bertambah 2 Orang

Hingga kemarin selama 4 hari beruntun Kota Padang tidak ada penambahan kasus baru

Rep: Febrian Fachri/ Red: Hiru Muhammad
Petugas kesehatan melakukan test swab warga di Padang, Sumatera Barat, Ahad  (7/6/2020). Pemprov Sumbar akan menerapkan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 mulai Senin (8/6/2020), kecuali Kota Padang yang akan menjalani masa transisi hingga 12 Juni dan Kabupaten Kepulauan Mentawai hingga 20 Juni 2020
Foto: ANTARA/Muhammad Arif Pribadi
Petugas kesehatan melakukan test swab warga di Padang, Sumatera Barat, Ahad (7/6/2020). Pemprov Sumbar akan menerapkan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 mulai Senin (8/6/2020), kecuali Kota Padang yang akan menjalani masa transisi hingga 12 Juni dan Kabupaten Kepulauan Mentawai hingga 20 Juni 2020

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal menyebutkan ada tambahan kasus positif covid-19 2 orang di Sumbar. Dua orang tersebut berasal dari Kota Padang."Tambahan kasus positif covid-19 di Sumbar bertambah 2 orang. Tambahan kasus dari Kota Padang," kata Jasman, Kamis (25/6).

Hingga kemarin selama 4 hari beruntun Kota Padang tidak ada penambahan kasus positif virus corona. Dengan tambahan 2 orang hari ini, kasus positif covid-19 di Kota Padang kini sebanyak 504 orang.

Dari 504 tersebut, 46 orang dirawat di berbagai rumah sakit rujukan, 25 orang isolasi mandiri di rumah, karantina di berbagai fasilitas 30 orang, meninggal 23 orang dan 380 sudah sembuh.

Sementara jumlah kasus positif covid-19 di Sumbar kini sebanyak 717 orang. Masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan 67 orang atau 9,34 persen, isolasi di berbagai fasilitas 59 orang atau 8,23 persen, meninggal dunia 30 orang atau 4,18 persen dan sudah sembuh 561 orang atau 78,25 persen.

Hari ini selain ada tambahan kasus 2 orang, juga ada tambahan 22 orang dinyatakan sembuh. Hasil tersebut didapatkan berdasarkan hasil uji sampel swab oleh Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso sebanyak 606 sampel.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement