Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Liverpool Jadi Klub Paling Boros Bayar Upah Agen Pemain

Kamis 25 Jun 2020 08:19 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Logo Liverpool di tribun Utama di Stadion Liverpool FC, di Anfield, Inggris.

Logo Liverpool di tribun Utama di Stadion Liverpool FC, di Anfield, Inggris.

Foto: EPA-EFE/Peter Powel
Liverpool menghabiskan Rp 530 miliar untuk membayar agen pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Liverpool berada di peringkat pertama tim paling boros di Liga Primer Inggris dalam urusan membayar upah agen pemain selama tiga tahun berturut-urut. Berdasarkan catatan Federasi Sepak Bola Inggris (FA), Liverpool menghabiskan 30,3 juta poundsterling tahun ini atau setara dengan Rp 530 miliar.

Di musim lalu, the Reds bahkan menggelontorkan dana 44 juta poundsterling. Seperti diberitakan Sports Mole, Kamis (25/6), FA wajib melaporkan total pembayaran semua klub kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Di posisi kedua, ada Manchester City dengan 29 juta poundsterling, Manchester United 27,6 juta poundsterling, dan Chelsea 26,2 juta poundsterling.

Everton berada di peringkat kelima dengan 16,9 juta poundsterling untuk membayar agen pemain. Kemudian ada Arsenal dengan 13,6 juta poundsterling, West Ham 13,2 juta poundsterling, dan Tottenham Hotspur 12,5 juta poundsterling.

Di tiga terbawah, ada Norwich City 4,9 juta poundsterling, Sheffield United 4,3 juta poundsterling, dan Burnley 3,9 juta poundsterling.

Untuk Divisi Championship, tercatat berada di angka total 49,3 juta poundsterling untuk semua klub. Stoke City 5,6 juta poundsterling dan Swansea 5,2 juta poundsterling menjadi yang tertinggi di kompetisi kasta kedua Liga Inggris tersebut.

Divisi III Liga Inggris, League One, menghabiskan hanya 3,9 juta poundsterling dan kasta di bawahnya, League Two menghabiskan 1,2 juta poundsterling. Jika ditotal, seluruh kasta Liga Inggris menghabiskan hingga 318 juta poundsterling. Angka tersebut turun 80 ribu poundsterling dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA