Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Human Initiative Target Bagikan 289.788 Penerima Kurban

Rabu 24 Jun 2020 20:17 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Gita Amanda

 Lembaga Kemanusiaan, Human Initiative (HI) menggelar program kurban bertajuk, InsyaAllah Qurban menjelang perayaan Idul Adha di Depok, Rabu (24/6).

Lembaga Kemanusiaan, Human Initiative (HI) menggelar program kurban bertajuk, InsyaAllah Qurban menjelang perayaan Idul Adha di Depok, Rabu (24/6).

Foto: Human Initiative
Human Initiative melakukan adaptasi pelaksanaan program kurban di masa pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Lembaga Kemanusiaan, Human Initiative (HI) menggelar program kurban bertajuk, InsyaAllah Qurban menjelang perayaan Idul Adha di Depok, Rabu (24/6). Target dari para pekurban tahun ini sebesar 24.149, yang dapat menyasar 289.788 penerima manfaat.

"Tahun ini mudah-mudahan Allah memberikan dukungan. Meskipun dengan adanya pandemi Covid-19, kami yakin selama kita masih mau berupaya, Allah akan mengabulkan, ini untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan," kata Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati di Depok, pada Rabu (24/6).

Tomy mengatakan, dalam fase awal Covid-19 Human Initiative telah melakukan riset terkait dengan kedermawanan masyarakat Indonesia. Hasilnya, dalam situasi sulit masyarakat Indonesia masih memiliki kemauan untuk bersedekah.

Menurut Tomy, Indonesia memiliki potensi kearifan lokal, dan ini bukan hanya bagi penduduk yang beragama Muslim saja, namun juga yang lainnya. Selama masa pandemi ini, Human Initiative juga melakukan beberapa inovasi untuk program kurban.

Beberapa inovasi dari Human Initiative di antaranya, harga kurban yang lebih terjangkau, adanya protokol kesehatan dalam pemotongan dan distribusi, yang menjadi prioritas distribusi daerah terdampak Covid-19, serta adanya kanal digital untuk pembayaran.

Adapun perayaan ldul Adha setiap tahunnya selalu membawa semangat untuk menggapai takwa dan membahagiakan sesama. Melalui ibadah kurban, ldul Adha menjadi momen umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus merekatkan silaturahim kepada saudara sebangsa bahkan lintas negara.

Tema InsyaAllah Qurban Human Initiative diharapkan dapat menguatkan dan meneguhkan niat baik dari masyarakat Indonesia untuk bisa menyalurkan qurbannya. Meskipun hingga kini pandemi Covid-19 belum berakhir.

Human Initiative mencoba melakukan adaptasi pelaksanaan program kurban di masa pandemi. Untuk masyarakat yang tetap ingin berbagi melalui kurban, akan difasilitasi dengan harga yang terjangkau dan kemudahan transaksi melalui berbagai kanal termasuk digital. Sementara dari sisi keamanan dan kesehatan, pelaksanaan kurban akan menerapkan protokol kesehatan baik ketika memotong maupun saat mendistribusikan daging kurban. "Dan penerima manfaat daging kurban akan diprioritaskan kepada wilayah terdampak bencana, khususnya terdampak Covid-19," kata Tomy.

Pada kesempatan yang sama, ketua panitia Qurban Human Initiative, Azi Abdul Aziz, menyampaikan bahwa penerima manfaat daging kurban berada di 34 Provinsi, dan tujuh negara lain seperti Somalia, Kenya, Uganda, Kamerun, Myanmar, Suriah, dan Palestina. Sebesar 60-70 persen daging kurban akan dibagikan di Indonesia, selebihnya diberikan kepada negara lain.

"Kami akan berikhtiar sebisa mungkin mencapai target tersebut untuk masyarakat yang membutuhkan," kata Azi.

Azi mengungkapkan, tujuan dari program InsyaAllah Qurban ini yakni untuk membantu kaum muslimin untuk beribadah kurban dengan mudah, dan sesuai syariat. Kemudian memberikan hewan kurban ke wilayah yang kekurangan agar manfaatnya lebih maksimal. Selain itu juga dapat mewujudkan kepedulian dan solidaritas pribadi, kelompok, komunitas, kelembagaan atau perusahaan kepada yang membutuhkan.

Untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban, Human Initiative juga menyiapkan berbagai kanal transaksi yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Masyarakat juga bisa merasakan kemudahan transaksi kurban melalui sarana digital dengan mengunjungi website donasi kurban.

Harga kurban mulai dari tipe A Rp 1,65 juta sapi per orang (1/7), tipe B Rp 2,05 juta untuk kambing dan sapi (1/7), tipe C Rp 2,45 juta sapi (1/7), tipe D Rp 4,55 juta untuk kambing suriah atau sapi palestina (1/7). Dari satu ekor kambing dapat memberikan manfaat kepada 20-25 orang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA