Monday, 21 Jumadil Akhir 1443 / 24 January 2022

Imam Adz-Dzahabi: Begawan Ilmu Pengetahuan

Rabu 24 Jun 2020 10:46 WIB

Rep: Syahruddin El Fikri/ Red: Muhammad Hafil

Imam Adz-Dzahabi: Begawan Ilmu Pengetahuan. Foto: Kitab-kitab fikih (Ilustrasi).

Imam Adz-Dzahabi: Begawan Ilmu Pengetahuan. Foto: Kitab-kitab fikih (Ilustrasi).

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Imam Adz-Dzahabi sudah gemar akan ilmu pengetahuan sejak kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengarang kitab al-Kaba`ir ini bernama lengkap Syekh Syamsuddin Muhammad bin Qaimaz at-Turkumani Al-Fariqi ad-Dimasqi asy-Syafii Adz-Dzahabi. Ia lebih populer dengan sebutan Imam Adz-Dzahabi. Ia dilahirkan pada tahun 673 H (1274 M) di Damaskus dan wafat pada 3 Zulkaidah 748 H (1348 M).

Sejak kecil, Adz-Dzahabi sudah gemar akan ilmu pengetahuan. Ia senantiasa belajar kepada banyak guru, baik di Syam, Mesir, Hijaz, maupun di Damaskus. Dalam Al-Mu'jam, disebutkan, ia mempunyai sekitar 1.300 orang guru.

Baca Juga

Hasrat intelektual Adz-Dzahabi begitu tinggi sehingga menjadikan dirinya menguasai pelbagai disiplin ilmu pengetahuan keislaman.

Karena itu, tak heran bila Adz-Dzahabi menguasai banyak ilmu pengetahuan, terutama ilmu agama. Bahkan, karena penguasaannya dalam berbagai ilmu pengetahuan itu, ia mendapat sejumlah julukan, antara lain syekh qira`at al-Qur`an, imam al-wujud, syekh al-jarh wa at-ta'dil (begawan dalam ilmu hadis), serta rajul al-rijal fi kulli sabil (pemimpin semua orang dalam setiap jalan kebaikan).

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pada tahun 741 H Adz-Dzahabi mengalami kebutaan sehingga memaksanya untuk menghentikan aktivitas menulis. Kemudian, beralih mengajar sampai wafat pada tahun 748 H.

Sepanjang hidupnya, Adz-Dzahabi banyak menulis karya. Jumlahnya mencapai 90 buku, baik dalam bidang hadis, sejarah, maupun biografi ulama. Buku-bukunya antara lain adalah al-Kaba`ir, Tarikh al-Islam, Syiyar an-Nubala, Mizan al-I'tidal, Al-Musytabah fi Asma`i ar-Rijal, Tajrid al-Ushul fi Ahadits ar-Rasul, dan masih banyak lagi lainnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA