Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Kasus Covid-19 Kota Sukabumi Melandai dan Kesembuhan Naik

Rabu 24 Jun 2020 10:10 WIB

Rep: Riga Nurul Iman / Red: Agus Yulianto

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

Foto: Humas Pemkot Sukabumi
Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi masih sebanyak 64 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi dilaporkan terus melandai. Hapir dua pekan terakhir, Covid-29 tidak mengalami penambahan. Di sisi lain jumlah pasien positif yang sembuh, juga terus mengalami peningkatan.

Terakhir kasus positif Covid-19 mengalami penambahan satu kasus pada Senin (15/6) lalu. Berdasarkan data hingga Selasa (23/6), pasien positif Covid-19 di Kota Sukabumi tak bertambah," ujar juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana kepada wartawan, Rabu (24/6) pagi.

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi masih sebanyak 64 kasus. Dari jumlah itu pasien sembuh dari positif Covid-19 sebanyak 56 orang. Sementara yang masih dalam perawatan sebanyak 8 orang.

Bahkan, pada Selasa ada satu pasien positif Covid-19 yang kembali dinyatakan sembuh. Warga yang sembuh tersebut berasal dari Kecamatan Citamiang dan dirawat di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Harapannya 8 pasien lainnya bisa segera menyusul. Selain itu jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tidak mengalami masih sebanyak 47 orang. Puluhan PDP ini semuanga telah selesai dalam masa pengawasan karena hasil swabnya negatif Covid-19.

Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) masih sebanyak 285 orang. Rinciannya sebanyak 5 orang dalam pemantauan dan sebanyak 280 orang selesai pemantauan.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, dari data ini menunjukkan tren kasus positif, PDP, dan ODP Covid-19 terus mengalami penurunan atau melandai. Ke depan hal ini dapat terus berlangsung dan tidak ada penambahan kasus.

"Untuk mewujudkannya butuh kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan jaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun," kata Fahmi. Langkah ini akan mempercepat Sukabumi pulih dari pandemi Covid-19.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA