Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

PSBB Ambon, Aparat Gabungan Operasi Jam Malam

Senin 22 Jun 2020 23:23 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Patroli pemberlakuan jam malam di Kota Ambon dilakukan pukul 23.00 WIT.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Aparat gabungan melaksanakan operasi patroli jam malam selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Ambon yang diterapkan pada 22 Juni hingga 5 Juli 2020. Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan, patroli pemberlakuan jam malam pukul 23.00 WIT dilakukan aparat gabungan TNI Polri, Satpol PP dan instansi teknis terkait.

"Mulai malam ini (Senin) patroli gabungan akan dilasanakan TNI Polri untuk memantau pergerakan masyarakat, diharapkan pukul 23.00 WIT aktifitas wargasudah berakhir," kata Louhenapessy di Ambon, Senin (22/6).

Ia mengatakan, tim gugus tugas gabungan di tingkat kelurahan, desa dan negeri di Ambon juga akan menutup akses masuk ke setiap kawasan.

"Secara langsung juga setiap kelurahan, desa atau negeri menutup akses portal masuk ke lingkungan,sehingga tidak ada lagi aktifitas masyarakat," katanya.

Richard menjelaskan, aparat gabungan juga akan memantau waktu operasional fasilitas publik seperti pertokoan, gerai modern, kafe, rumah makan dan warung kuliner yang beraktifitas di malam hari.

Waktu operasional gerai modern mall, swalayan, minimarket jenis alfamidi, indomaret dan toko khusus dimulai pukul 08.00 - 20.00 WIT.

"Operasional seluruh gerai modern dibatasi pukul 20.00 WIT, tidak ada lagi yang beroperasi 24 jam, " ujarnya.

Operasional restoran, rumah makan, kafe dan usaha sejenis dimulai pukul 07.00 - 18.00 WIT.

"Hal ini berlaku juga untuk restoran atau kafe yang ada di mall semua ditutup pukul 20.00 WIT, dan hanya diperkenankan untuk pesan antar atau dibawa pulang, " kata Richard.

Pengawasan juga berlaku untuk warung kuliner yang berjualan malam hari dimulai pukul 18.00 - 21.00 WIT.

"Kita berharap setiap kebijakan PSBB dapat ditindaklanjuti masyarakat, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Ambon," tandas Richard.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA