Kamis 18 Jun 2020 21:33 WIB

PMI Sleman Gandeng Karang Taruna Atasi Minimnya Stok Darah

Ada simpang siur informasi yang menimbulkan ketakutan masyarakat.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Fakhruddin
PMI Sleman Gandeng Karang Taruna Atasi Minimnya Stok Darah. Ilustrasi donor darah.
Foto: Antara/Septianda Perdana
PMI Sleman Gandeng Karang Taruna Atasi Minimnya Stok Darah. Ilustrasi donor darah.

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Stok darah di PMI Kabupaten Sleman selama pandemi Covid-19 minim. Melihat kondisi itu, Karang Taruna Giri Taruna Bakti, Girikerto, Turi, Sleman, berinisiatif untuk membantu meningkatkan persediaan darah.

Ketua Karang Taruna Giri Taruna Bakti, Muiz Yurohmad mengatakan, penurunan stok darah di PMI Sleman mencapai 70 persen. Jika per hari rata-rata ada 50-75 kantung darah, selama pandemi Covid-19 hanya sedia 20-30 kantung darah.

Untuk membantu mengatasi itu, Giri Taruna Bakti menjalin kerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman. Bentuknya, kesiapan Giri Taruna Bakti untuk secara rutin setiap tiga bulan sekali melakukan donor darah di Desa Girikerto.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi pelajaran yang berharga bagi generasi muda untuk membentuk karakter dan jiwa kemanusiaan dalam membantu sesama," kata Muiz, Kamis (18/6).

Nota kesepahaman kerja sama ditanda tangani Ketua PMI Sleman, Sunartono dan Ketua Karang Taruna Giri Taruna Bakti, Muiz Yurohmad. Penandatanganan MoU itu sendiri turut disaksikan Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun.

Ketua PMI Sleman, Sunartono membenarkan, memang betul selama pandemi Covid-19 ketersediaan darah mengalami penurunan yang cukup tajam. Ini dikarenakan ada kekhawatiran dari masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

Terlebih, ada simpang siur informasi yang menimbulkan ketakutan masyarakat, yang membuat banyak gelaran donor darah gagal. Karenanya, PMI Sleman terus bergerak jemput bola dan memberikan pemahanan yang benar kepada masyarakat.

"Dengan pelaksanaan donor darah yang dilakukan mengikuti standar protokol kesehatan Covid-19 yakni memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun dan petugas memakai face shield, sarung tangan dan hand sanitizer," ujar Sunartono.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, memberikan apresiasi atas kerja cerdas dan luar biasa menangkap momen yang tepat dari Karang Taruna Giri Taruna Bakti. Ia merasa, semua elemen memang harus bergerak mencukup stok darah.

MoU yang dilakukan Karang Taruna Giri Taruna Bakti ini merupakan yang kali pertama dilakukan dalam rangka memenuhi kecukupan stok darah di Sleman. Ia berharap, donor darah yang rutin itu kebutuhan stok darah di PMI terpenuhi.

"Berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi karang taruna yang lain untuk bergerak dalam menjadi pelopor donor darah bagi masyarakat," kata Sri. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement