Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Masjid di Minneapolis Buka dengan Prosedur Ketat

Senin 15 Jun 2020 11:48 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ani Nursalikah

Masjid di Minneapolis Buka dengan Prosedur Ketat. Muadzin di Masjid Minneapolis, Minnesota, AS

Masjid di Minneapolis Buka dengan Prosedur Ketat. Muadzin di Masjid Minneapolis, Minnesota, AS

Foto: VOA
Jamaah masjid Minneapolis diharuskan memakai masker wajah dan harus membawa sajadah.

REPUBLIKA.CO.ID, MINNEAPOLIS, AS -- Sejumlah masjid di Minneapolis dan St. Paul akhirnya kembali membuka pintu bagi jamaah untuk pertama kali setelah lebih dari empat bulan ditutup. Namun, pembukaan ini disertai adanya prosedur ketat seperti yang diterapkan masjid di berbagai negara lain. 

Pembukaan ini berdasarkan keputusan negara untuk memperbolehkan tempat ibadah, sekaligus menjadi pusat layanan di tengah krisis virus corona. Para pengurus dan imam masjid telah mengatur pedoman bagi siapa saja yang memasuki masjid. 

Baca Juga

Jamaah diharuskan memakai masker wajah dan harus membawa sajadah mereka sendiri. Sebelum datang ke masjid, orang harus sudah melakukan wudhu sebelum sholat. Suhu pengunjung masjid akan diperiksa. Jamaah akan melakukan sholat dengan jarak enam kaki. 

"Kami ingin orang-orang memahami bahaya virus ini," kata Abdullahi "Abdiwajid" Farah, direktur eksekutif Pusat Islam Abubakar As-Saddique di Minneapolis, dikutip dari Sahan Journal, Ahad (14/6).

Abdiwajid dan para pemimpin masjid lainnya meminta anak-anak, orang tua dan siapa saja yang berhubungan dengan orang-orang yang terinfeksi Covid-19 untuk tetap di rumah. Masjid akan berfungsi sebagai perekat yang menghubungkan komunitas. 

Orang-orang diperbolehkan mengadakan pernikahan dan acara komunitas di masjid-masjid. Para sesepuh pergi ke masjid untuk bersosialisasi dan mendapatkan pembaruan terkini tentang komunitas mereka. 

"Kami telah mendapat banyak pertanyaan dari masyarakat tentang kapan kami akan membuka kembali masjid. Tapi kami juga memberi tahu mereka  kesehatan mereka lebih penting daripada datang ke masjid," kata Ahmed Ibrahim, imam dari Umatul Islam Center di Minneapolis. 

Para pemimpin masjid juga mengatakan mereka juga akan kembali melaksanakan sholat Jumat.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA