Sabtu 13 Jun 2020 23:17 WIB

Pegadaian Sulawesi Utara Restrukturisasi Debitur Rp 85,5 M

Total debitur yang mendapat restrukturisasi di Sulawesi Utara 1.857 nasabah

Pegawai Pegadaian melayani nasabah melakukan transaksi. Total debitur yang mendapat restrukturisasi di Sulawesi Utara 1.857 nasabah
Foto: ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Pegawai Pegadaian melayani nasabah melakukan transaksi. Total debitur yang mendapat restrukturisasi di Sulawesi Utara 1.857 nasabah

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- PT Pegadaian Kanwil V Manado memberikan keringanan kredit akibat pandemi virus corona atau COVID-19 kepada seribuan nasabah di Sulawesi Utara.

"Kami memberikan restrukturisasi kredit bagi nasabah yang terdampak COVID-19 sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," kata Pimpinan Wilayah Pegadaian V Manado Zulfan Adam di Manado, Sabtu (13/6). Secara umum di Sulawesi Utara, total nilai kredit debitur terdampak COVID-19 yang mendapat restrukturisasi mencapai Rp 85,5 miliar.

Zulfan mengatakan, total debitur yang mendapatkan keringanan tersebut 1.587 nasabah. "Itu berasal dari Pegadaian Cabang Manado 1, Manado 2 dan Kotamobagu," kata Zulfan.

Menurutnya, untuk debitur kredit cepat aman (KCA) atau produk gadai, restrukturisasi yang diberikan berupa penundaan cut off dari 15 hari menjadi 30 hari dan penentuan status macet menjadi 60 hari dari sebelumnya 45 hari.

Sedangkan untuk kredit nongadai, Pegadaian memberikan stimulus keringanan berupa perpanjangan jangka waktu kredit, penundaan pembayaran angsuran, dan penghapusan denda.

Zulfanmengatakan, sejatinya perusahaan pembiayaan sejak lama melakukan restrukturisasi. "Restrukturisasi dilakukan agar tidak terjadi kredit macet. Jika ada tanda-tanda bakal macet, kita berikan restrukturisasi agar kredit bisa perform," katanya.

Pegadaian Manadoaktif melakukan restrukturisasi akibat pandemi COVID-19. Sejauh ini, kata Zulfan, pemberian restrukturisasi di Pegadaian berdasarkan jenis kredit. "Kredit gadai atau nongadai yang kita sebut kredit mikro," tuturnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement