Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Gunung Kidul akan Uji Coba Buka Objek Wisata 22 Juni

Sabtu 13 Jun 2020 00:05 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Pantai Baron di Gunung Kidul, Yogyakarta. Pemkab Gunung Kidul akan uji coba pembukaan objek wisata di empat lokasi. Ilustrasi.

Pantai Baron di Gunung Kidul, Yogyakarta. Pemkab Gunung Kidul akan uji coba pembukaan objek wisata di empat lokasi. Ilustrasi.

Foto: Google
Pemkab Gunung Kidul akan uji coba pembukaan objek wisata di empat lokasi

REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNG KIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan melakukan uji coba pembukaan empat objek wisata dalam rangka menuju new normal. Uji coba ini akan dilakukan pada Senin, 22 Juni 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Asti Wijayanti mengatakan uji coba akan dilaksanakan di Pantai Baron, Pantai Kukup, Gunung Api Purba Nglanggeran, dan Kalisuci. "Dalam uji coba tersebut, wisatawan diperbolehkan masuk ke objek wisata namun dalam jumlah terbatas," kata Asti, Jumat.

Ia mengatakan petugas akan melakukan pemeriksa kesehatan kepada wisatawan yang akan berlibur sesuai dengan protokol yang berlaku. Seperti pemeriksaan suhu dan juga menyiapkan lokasi cuci tangan. Saat ini warga di sekitar pantai pun sudah bersiap dengan melakukan kerja bakti.

Protokol ketat kesehatan ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 sehingga tidak muncul klaster baru penularan dari destinasi wisata. "Wilayah Gunung Kidul termasuk zona oranye. Jangan sampai ada klaster dari lokasi wisata. Itu bisa memperburuk citra pariwisata," kata Asti.

Untuk persiapan pembukaan objek wisata, Dispar Gunung Kidul menggelar simulasi di Kalisuci dan rumah makan pada Jumat (12/6). Kemudian pada Senin (15/6), Dispar akan kembali menggelar simulasi di Pantai Baron, Kukup, serta Gunung Api Purba Nglanggeran

Simulasi dilakukan untuk melihat kesiapan pengelola untuk menyambut kedatangan wisatawan. "Hasil kajian ini akan menjadi bahan pertimbangan dan catatan khusus dalam pembukaan objek wisata pada 22 Juni nanti," terang Asti.

Salah satu anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalisuci, Muslam Winarto, mengatakan sudah menyiapkan berbagai protokol kesehatan untuk menyambut wisatawan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan hingga pengaman wajah untuk wisatawan dan pemandu.

"Peralatan yang dipakai pun hanya sekali pakai. Setelah dipakai harus didekontaminasi. Kami juga menyemprotkan cairan desinfektan setiap hari," kata Muslam.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA