Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Di Arab Saudi, Kematian Akibat Covid-19 Terus Bertambah

Jumat 12 Jun 2020 01:52 WIB

Rep: Arabnews/ Red: Elba Damhuri

Relawan Arab Saudi memeriksa suhu tubuh rekannya menyusul pandemi virus Covid-19 di Riyadh, Arab Saudi, 10 Mei 2020.

Relawan Arab Saudi memeriksa suhu tubuh rekannya menyusul pandemi virus Covid-19 di Riyadh, Arab Saudi, 10 Mei 2020.

Foto: Reuters
Arab Saudi umumkan 38 kematian baru akibat virus corona dan 3.733 kasus baru

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi mengumumkan 38 kematian akibat virus corona (Covid-19) dan 3.733 kasus baru pada Kamis (11/6). Lebih dari sepertiga kasus baru ini terjadi di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dengan 1.431 kasus. Jeddah mencatat 294 kasus baru, Makkah 293, Dammam 214, dan Hufof 206 kasus. 

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan, 2.065 orang telah pulih dari virus corona. Angka ini menjadikan jumlah total pemulihan di Kerajaan Sadui menjadi 80.019. Sementara itu, sebanyak 857 orang telah meninggal karena virus di kerajaan sejauh ini.

Kementerian Urusan Islam Arab Saudi mengumumkan bahwa masjid-masjid di kerajaan, kecuali di Makkah dan Jeddah, akan dibuka 40 menit sebelum panggilan sholat Jumat untuk menghindari kepadatan. Terkait pelaksanaan ibadah haji 2020, Kerajaan Saudi belum memberikan keputusan pasti. Namun, ada sinyal bahwa haji akan tetap diadakan dengan sejumlah peraturan ketat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA