Kamis 11 Jun 2020 21:22 WIB

Pasien Positif Covid-19 Jatim Tembus 7.000 Orang

Hari ini ada penambahan 265 pasien positif Covid-19 di wilayah Jatim.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Endro Yuwanto
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan larutan disinfektan di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/6/2020). Penyemprotan di sejumlah kawasan itu guna terus menekan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Surabaya
Foto: ANTARA/DIDIK SUHARTONO
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan larutan disinfektan di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/6/2020). Penyemprotan di sejumlah kawasan itu guna terus menekan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Surabaya

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur (Jatim), dr Joni Wahyuhadi mengungkapkan, adanya penambahan 265 pasien positif Covid-19 di wilayah setempat pada Kamis (9/6). Sehingga, total pasien positif Covid-19 di Jatim menembus angka 7.096 orang.

Adapun pasien positif Covid-19 Jatim yang saat ini masih menjalani perawatan sebanyak 4.551 orang.

"Hari ini kasus tambahan ada 265 orang. Jadi total pasien positif di Jawa Timur ada 7.096 orang. Adapun yang masih dirawat tinggal 63 persen atau 4.551 pasien," ujar Joni di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (11/6).

Joni menambahkan, ada tambahan 72 pasien positif Covid-19 di wilayah setempat yang dinyatakan terkonversi negatif atau sembuh. Total pasien sembuh di Jatim, kata dia, sebanyak 1.865 orang atau setara 26,28 persen dari total kasus.

Joni juga mengungkapkan adanya tambahan 22 pasien positif Covid-19 di Jatim yang meninggal dunia. Sehingga, jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal di wilayah setempat sebanyak 575 orang atau setara 8,10 persen dari total kasus. "Yang meninggal hari ini tambah 22 (orang). Jadi ini bukan main-main," ujar dia mengingatkan.

Kemudian, lanjut Joni, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 7.857 orang. Saat ini masih diawasi sebanyak 3.484 pasien. Jumlah orang dalam pemantauan atau ODP kini sebanyak 26.120 orang, dan yang masih dalam pantauan sebanyak 4.012 orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement