Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Minum Bubble Tea 2 Kali Sehari, Remaja China Koma Diabetes

Kamis 11 Jun 2020 11:15 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Bubble tea, pearl tea, atau teh boba mengandung gula yang lebih tinggi daripada es teh biasa. Mengonsumsinya dalam jumlah banyak dalam jangka panjang dapat membahayakan kesehatan.

Bubble tea, pearl tea, atau teh boba mengandung gula yang lebih tinggi daripada es teh biasa. Mengonsumsinya dalam jumlah banyak dalam jangka panjang dapat membahayakan kesehatan.

Foto: Flickr
Seorang remaja asal China mengalami koma diabetes karena keseringan minum bubble tea.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang remaja asal China mengalami koma diabetes akibat terbiasa minum dua gelas teh bubble setiap hari. Gadis berusia 18 tahun itu mengonsumsi minuman supermanis itu saban hari selama sebulan hingga memicu masalah kesehatan parah.

Dilansir Fox News pada Rabu (10/6), dia ditemukan tidak sadarkan diri oleh anggota keluarga. Dia diketahui mengalami gejala yang terkait dengan hiperglikemia, yakni suatu kondisi yang terkait dengan kadar gula darah sangat tinggi.

Sebelum koma diabetes, ia mengembangkan gejala mual, sering buang air kecil, dan dehidrasi. Dia dibawa ke Rumah Sakit Ruijin pada bulan lalu.

Baca Juga

Saat itu, dokter mencatat kadar gula darahnya 25 kali lebih tinggi dari biasanya. Dokter memasangkan ventilator dan ia pun menjalani cuci darah. Pasien terbangun dari koma lima hari kemudian.

Pada 1 Juni, remaja itu tampaknya sudah sembuh dan keluar dari rumah sakit. Departemen Pertanian AS mencatat segelas teh bubble, rata-rata memiliki 54 gram gula, sedangkan es teh biasa memiliki sekitar 22 gram gula.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA