Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Kapolda Jabar Kawal Tes Cepat Covid-19 di Taman Safari

Kamis 11 Jun 2020 05:06 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Taman Safari Indonesia lakukan penyemprotan disinfektan.

Taman Safari Indonesia lakukan penyemprotan disinfektan.

Foto: Taman Safari Indonesia
Tes cepat dilakukamn terhadap 250 pegawai Taman Safari Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, CISARUA -- Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi didampingi Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengawal proses tes cepat virus Covid-19 di tempat wisata yang berlokasi di Kawasan Puncak Cisarua Kabupaten Bogor, yakni Taman Safari Indonesia (TSI). "Hari ini Taman Safari Indonesia melaksanakan rapid test, dan hasilnya akan kami laporkan kepada Gugus Tugas dan Gubernur Jawa Barat," ujar Kapoldausai pelaksanaan tes cepat, Rabu (10/6).

Menurut Rudy, peninjauan tes cepat terhadap 250 pegawai Taman Safari Indonesia itu merupakan rangkaian pemeriksaan operasional tempat wisata menjelang penerapan normal baru di tengah pandemi Covid-19. "Karena Taman Safari ini tempat wisata, maka yang akan diutamakan buka adalah wisata outdoor dulu," kata Rudy.

Ia mengatakan bahwa menjelang adaptasi normal baru, kepolisian akan terlibat pemeriksaan tempat-tempat di beberapa sektor lini bisnis industri, khususnya lokasi wisata.

Baca Juga

Kebun binatang salah satu tempat yang resmi ditutup selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabar. Ini membuat pendapatan dari penjualan tiket masuk terhenti dan membuat pengelola kesulitan memenuhi kebutuhan operasional.

Survey Perkumpulan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) pada April lalu menyebutkan 92 persen kebun binatang hanya mampu menyediakan pakan bagi para satwa selama satu bulan ke depan. Kondisi sulit tersebut turut dirasakan oleh manajemen Taman Safari Indonesia, di mana fasilitasnya resmi ditutup sementara sejak 23 Maret 2020.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA