Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

121 Pasien Covid di Tangsel Dinyatakan Sembuh

Rabu 10 Jun 2020 12:52 WIB

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Bilal Ramadhan

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat memantau posko gabungan Covid-19 di Stasiun Rawa Buntu, Senin (8/6).

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat memantau posko gabungan Covid-19 di Stasiun Rawa Buntu, Senin (8/6).

Foto: Republika/Rabbani
Airin mengizinkan rumah ibadah dan kegiatan ekonomi berjalan dengan protokol Covid.

REPUBLIKA.CO.ID, CIPUTAT — Sebanyak 121 pasien dinyatakan sembuh dari virus Corona atau Covid-19 di Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan data yang diakses melalui https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, sebelumnya tercatat 105 pasien dan kini bertambah 16 pasien dinyatakan sembuh.

Meski pasien sembuh bertambah semakin harinya, hal ini juga bersamaan dengan bertambahnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang Selatan. Tercatat sebanyak 291 pasien terkonfirmasi positif pada Rabu (10/6).

"Kasus positif Covid-19 di Kota Tangsel sebanyak 26 pasien dinyatakan meninggal dunia dan 153 pasien masih dalam perawatan," kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangsel, Tulus Muladiyono, Rabu (10/6).

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus mengalami peningkatan dengan jumlah kasus kini tercatat 720 pasien. Dengan rincian 333 pasien dinyatakan sembuh, kemudian 291 pasien dalam perawatan dan 88 pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Sedangkan untuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP) total sebanyak 2.054 dengan rincian 1781 orang selesai dipantau dan tercatat 273 pasien dalam pantauan,” katanya.

Sementara Pemerintah Kota Tangerang Selatan tengah melakukan persiapan memasuki masa new normal atau tatanan kehidupan baru. Salah satunya dengan memberikan pelonggaran di sejumlah fasilitas umum.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany sudah memperbolehkan rumah ibadah dan kegiatan ekonomi berjalan dengan tetap menggunakan protokol kesehatan. Ia juga menekankan bahwa masyarakat harus disiplin dalam mematuhi protokol yang dianjurkan.

“Saat ini bagaimana masyarakat memiliki kesadaran bahwa disiplin itu penting dengan ikuti protokol kesehatan Covid-19 yang harus dilakukan karena sehat adalah tanggung jawab diri sendiri dan di dalam diri sendiri ada tanggung jawab kesehatan orang lain," ucapnya.

Airin juga akan tetap mengedepankan prinsip optimisme dan berusaha untuk melihat sisi positif. "Dalam situasi apapun jika kita dalami situasi yang kita hadapi saat ini banyak memberikan pelajaran dan hikmah," jelas Airin.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA