Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

MUI Sulsel Siap Sosialisasikan New Normal di Masa Covid-19

Rabu 10 Jun 2020 01:45 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Seorang dai memberikan ceramah agama di masjid.  (ilustrasi)

Seorang dai memberikan ceramah agama di masjid. (ilustrasi)

Foto: Antara
New normal sudah mulai diberlakukan di sejumlah daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof Ghalib menyatakan pihaknya siap menyosialisasikan tatanan normal baru (new normal) untuk penanggulangan penyebaran Covid-19 ke masyarakat. Hal itu disampaikan terkait MoU antara Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dengan MUI Pusat pada Senin (8/06) di Jakarta untuk bersama-sama menghadapi Covid-19 serta tatanan hidup baru atau new normal yang mulai diberlakukan di sejumlah daerah.

"Kami menunggu hasil MoU tersebut. MUI Sulsel bersama MUI kabupaten/kota siap bekerjasama dengan Kemenag, Dewan Masjid dan Pimpinan Ormas Islam untuk sosialisasi new normal ke masyarakat," ujarnya di Makassar, Selasa (9/6).

Baca Juga

Kerja sama yang terjalin antara BNPB dan MUI Pusat sangat diharapkan agar MUI melalui para ustaz, dai di berbagai daerah bisa menyampaikan pesan tentang pentingnya protokol kesehatan.

Nota kesepamahan ini ditandangani langsung Kepala BNPB, Letnan Jenderal Doni Monardo bersama Wakil Ketua Umum MUI, KH Muhyiddin Junaidi.

Selain itu, kata Prof Ghalib, MUI juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, utamanya para pengurus masjid sejak kebijakan pembukaan masjid dibolehkan, dengan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Menurutnya, langkah tersebut memang menjadi fungsi dari MUI, Dewan Masjid dan ulama untuk memelihara jiwa umat agar tetap baik dan sehat. "Agar jangan sampai mereka tertular karena tidak disiplin terhadap protokol kesehatan," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA