Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Belajar dari Rumah Bagi Sebagian Orang tidak Mudah

Selasa 09 Jun 2020 07:40 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Foto: Antara/R. Rekotomo
Negara diharap menunjang penyediaan fasilitas belajar-mengajar dari rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan skenario belajar dari rumah hingga akhir 2020. Hal itu sebagai antisipasi andai wabah Covid-19 masih belum berakhir di Indonesia hingga akhir tahun.

Sejak pandemi berlangsung kegiatan belajar mengajar pun di lakukan dengan jarak jauh secara daring. Namun, berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebanyak 24.000 desa yang belum punya internet. Di sisi lain ada yang daerahnya ada internet dan sinyalnya bagus, namun tidak punya kuota dan bahkan ada yang tidak punya ponsel untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara jarak jauh.

Mungkin sebagian orang beranggapan belajar dari rumah itu mudah, ya benar bagi daerah yang sinyalnya bagus dan berkemampuan beli kuota. Namun bagi yang tidak ada sinyal, akan mencari sinyal, bahkan ada yang sampai naik ke pohon dan bahkan bukit untuk mendapatkan sinyal terbaik.

Sudah selayaknya solusi belajar dari rumah diimbangi dengan pelayanan Internet yang bagus dan menyentuh ke segala penjuru. Selain itu, juga disediakan WiFi gratis untuk kegiatan pembelajaran. Semua itu tidak cukup dilakukan oleh individu atau masyarakat, negara juga wajib menyediakan segala fasilitas tersebut.

Pengirim: Nanik Ika, S.Pd, Guru di Kediri

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA