Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Dewan Islam Singapura Cairkan Dana Wakaf Rp 68,91 Miliar

Senin 08 Jun 2020 20:14 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Ani Nursalikah

Dewan Islam Singapura Cairkan Dana Wakaf Rp 68,91 Miliar. Masjid Abdul Gaffour, Singapura.

Dewan Islam Singapura Cairkan Dana Wakaf Rp 68,91 Miliar. Masjid Abdul Gaffour, Singapura.

Foto: muis.gov.sg
Dana wakaf akan diberikan ke masjid, madrasah, dan organisasi Muslim Singapura.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Lebih dari 4,9 juta dolar AS dana dari komunitas Muslim akan didistribusikan ke masjid, organisasi Muslim, madrasah dan penerima manfaat lainnya tahun ini.

Dilansir di Straits Times, Senin (8/6) Dewan Agama Islam Singapura (Muis) mengatakan pada Sabtu (6/6) mereka akan mencairkan 4,9 juta dolar AS atau Rp 68,9 miliar dari pendapatan wakaf yang dikelola Muis, sekitar satu persen lebih banyak dari tahun lalu.

Baca Juga

Dari jumlah ini 3.646.178 dolar AS akan disalurkan ke penerima manfaat lokal. Muis saat ini menangani 91 wakaf, dengan total nilai aset lebih dari 800 juta dolar AS.

Masjid, madrasah, dan organisasi Muslim akan menerima lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Muis juga telah membuat Dana Pembangunan Masjid Asatizah baru yang dapat dimanfaatkan oleh asatizah (guru agama Islam) yang disewa oleh masjid-masjid untuk meningkatkan profesional dan keterampilan.

Ini sejalan dengan Rencana Pengembangan Tenaga Kerja Asatizah yang diluncurkan selama Seminar Rencana Kerja Muis 2020. Total  200 ribu dolar AS dari 1.810.477 dolar AS yang dialokasikan untuk masjid akan digunakan untuk dana ini. 

Kepala eksekutif Muis Esa Mamood mengatakan bahwa asatizah di masjid memainkan peran penting dalam memberikan pengetahuan dan bimbingan agama, dan harus terus dilengkapi dengan keterampilan untuk menanggapi tantangan kontemporer.

"Mendedikasikan dana wakaf untuk mendukung asatizah kita akan memungkinkan upaya ini berkelanjutan dalam jangka panjang, dan akan memperkuat masjid-masjid kita dalam mendukung kehidupan keagamaan masyarakat," katanya.

Sisa dana yang dialokasikan untuk masjid akan digunakan untuk kebutuhan operasional mereka serta pekerjaan perbaikan dan renovasi. Masjid Khalid, Masjid Khadijah dan Masjid Abdul Gafoor adalah beberapa di antara masjid-masjid yang menerima dukungan untuk peningkatan dan renovasi mereka.

Total 535.158 dolar AS akan diberikan kepada 29 organisasi Muslim di sini seperti 4PM, Casa Raudha, Pertapis Children Home dan Asosiasi Muslim India Bersatu, naik 38 persen dari tahun lalu. Ini untuk mendukung berbagai kebutuhan sosial komunitas Muslim, mengingat dampak situasi Covid-19.

Enam madrasah penuh waktu dan 38 madrasah paruh waktu di masjid akan menerima  476.193 dolar AS, termasuk hasil dari Wakaf Ilmu, sebuah wakaf yang diciptakan untuk kepentingan pendidikan agama Islam di sini.

Ini 18 persen lebih banyak dari tahun lalu, dan dimaksudkan untuk mendukung program dan inisiatif madrasah untuk mengembangkan pemimpin agama masa depan untuk Singapura, kata Muis.

"Sama seperti bagaimana wakaf yang telah didirikan oleh para pelopor kami di masyarakat terus mendukung sejumlah penerima manfaat saat ini, lebih banyak yang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat tetap tangguh dalam memenuhi kebutuhan keagamaannya bahkan di saat krisis di masa depan, "kata Muis.

Muis akan mendirikan Wakaf Masyarakat Singapura (Wakaf Komunitas Singapura) secara finansial mendukung lembaga-lembaga keagamaannya, pengembangan asatizah dan program-program komunitas, seperti yang diumumkan oleh Menteri Urusan Muslim Masagos Zulkifli di Virtual Hari Raya Get-Together Jumat lalu.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA