Selasa 02 Jun 2020 23:08 WIB

Dinkes Lampung Umumkan 80 Pasien Telah Sembuh dari Covid-19

Kepala Dinkes Lampung menyebut pasien sembuh hari ini berjumlah enam orang

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Reihana.  Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengumumkan bahwa sampai saat ini pasien sembuh COVID-19 di wilayahnya mengalami peningkatan menjadi 80 orang.
Foto: Antara
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Reihana. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengumumkan bahwa sampai saat ini pasien sembuh COVID-19 di wilayahnya mengalami peningkatan menjadi 80 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengumumkan bahwa sampai saat ini pasien sembuh COVID-19 di wilayahnya mengalami peningkatan menjadi 80 orang.

"Hari ini kita ada enam penambahan pasien sembuh COVID-19 yang tadinya berjumlah 74 saat ini menjadi 80 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, di Bandarlampung, Selasa (2/6).

Ia mengungkapkan pasien sembuh COVID-19 tersebut merupakan kasus nomor 66 seorang laki-laki warga kota Bandarlampung. Kemudian pasien nomor 75, 76, 77 dan 78 yang semuanya adalah pria dan berasal dari Kabupaten Lampung Tengah.

"Sedangkan satunya yakni pasien ke-90 seorang perempuan berasal dari Kabupaten Lampung Selatan," katanya.

Kadiskes Lampung itu mengatakan, pihaknya menerima satu pasien konfirmasi positif COVID-19 seorang laki-laki yang berasal dari Lampung tengah dengan usia 16 tahun.

"Pria ini merupakan hasil penelusuran (tracing) dari klaster Temboro, Jawa Timur dan keadaanya sehat, sekarang sedang menjalani isolasi mandiri," katanya.

Reihana menuturkan bahwa hingga kini kasus konfirmasi positif COVID-19 di Lampung berjumlah 136 pasien dengan 45 pasien masih dalam pengobatan, kemudian sebelas lainnya meninggal dunia dan 80 di antaranya dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) hingga kini berjumlah 112 orang dengan rincian 17 masih dalam perawatan, lalu 73 dinyatakan negatif COVID-19 dan 22 lainnya meninggal dunia.

"Untuk PDP juga kita ada satu kasus meninggal dunia baru yakni warga Lampung Timur laki-laki berusia 64 tahun, sehingga menjadikan orang yang meninggal dunia dengan status PDP yang tadinya berjumlah 21 menjadi 22," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement