Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Peneliti Simpulkan Cara Terbaik Tekan Risiko Kena Covid-19

Selasa 02 Jun 2020 19:47 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Unik, Taman di Kota New York Dihiasi Lingkaran Jarak, Ridley Goodside duduk di dalam lingkaran di Domino Park, New York, Senin (18/5).

Unik, Taman di Kota New York Dihiasi Lingkaran Jarak, Ridley Goodside duduk di dalam lingkaran di Domino Park, New York, Senin (18/5).

Foto: Kathy Willens/AP
Kumpulkan bukti 172 studi di 16 negara tunjukkan cara terbaik tekan risiko Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menjaga jarak minimal satu meter dan menggunakan masker serta pelindung mata merupakan cara terbaik untuk mengurangi risiko infeksi Covid-19, demikian menurut tinjauan terbesar studi transmisi penyakit virus corona sampai saat ini. Berdasarkan tinjauan kumpulan bukti dari 172 studi di 16 negara, para peneliti menemukan bahwa rajin mencuci tangan dan kebersihan yang baik juga penting, meski semua tindakan tersebut tidak dapat memberikan perlindungan penuh.

Temuan, yang dipublikasi di jurnal The Lancet pada Senin akan membantu mengarahkan pemerintah dan lembaga kesehatan, yang beberapa di antaranya memberikan imbauan yang bertentangan mengenai tindakan, yang sebagian besar disebabkan oleh keterbatasan informasi soal Covid-19.

Baca Juga

"Temuan kami adalah yang pertama untuk menyatukan semua informasi langsung mengenai Covid-19, SARS, dan MERS, serta memberikan bukti terbaik yang ada saat ini tentang penggunaan optimal dari pengobatan umum dan sederhana untuk membantu 'meratakan kurva'," kata Holger Schnemann dari McMaster University di Kanada, yang turut memimpin penelitian.

photo
Pedagang menjual dagangannya di depan Pasar Pegirian, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (31/5/2020). Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya menerapkan jaga jarak (physical distancing) di pasar itu dengan membuat garis petak-petak bagi pedagang dan mulai ditempati hari ini Minggu (31/5) sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 - (ANTARA/Didik Suhartono)

Bukti saat ini menunjukkan Covid-19 paling umum menyebar melalui tetesan (droplet), terutama ketika orang batuk, dan menginfeksi dengan masuk melalui mata, hidung dan mulut, baik secara langsung maupun melalui permukaan yang terkontaminasi. Untuk analisis ini, tim riset internasional melakukan tinjauan sistematis dari 172 studi yang mengevaluasi tindakan jaga jarak, masker dan pelindung mata untuk mencegah transmisi tiga penyakit yang disebabkan oleh virus corona, yakni Covid-19, SARS, dan MERS.

Para peneliti mencatat bahwa temuan, walaupun komprehensif, memiliki sejumlah keterbatasan untuk pandemi saat ini karena sebagian besar bukti berasal dari riset SARS dan MERS. Namun, mereka menemukan bahwa jaga jarak minimal 1 meter mengurangi risiko penularan Covid-19 dan bahwa jaga jarak 2 meter akan lebih efektif.

Masker dan pelindung mata juga dapat menambah perlindungan, meski bukti untuk hal itu belum jelas, menurut peneliti. Derek Chu, asisten profesor di McMaster University yang juga memimpin riset, mengatakan bahwa masyarakat harus memahami bahwa "menggunakan masker bukanlah alternatif untuk menjaga jarak, pelindung mata, atau langkah dasar seperti kebersihan tangan."

sumber : Antara, Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA