Senin 01 Jun 2020 15:22 WIB

Turki Mulai Izinkan Masjid Kembali Gelar Sholat Jumat

Masjid di Turki boleh gelar sholat Jumat dengan protokol Covid-19.

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah
Jamaah menggunakan masker saat mereka sholat Jumat di Masjid Fatih, Istanbul, Turki, Jumat (29/5). Shalat Jumat setelah 74 hari dengan jarak sosial di tengah pandemi virus corona.
Foto: EPA -EFE / SEDAT SUNA
Jamaah menggunakan masker saat mereka sholat Jumat di Masjid Fatih, Istanbul, Turki, Jumat (29/5). Shalat Jumat setelah 74 hari dengan jarak sosial di tengah pandemi virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL— Seperti sejumlah negara lainnya, Turki mulai membolehkan warganya untuk melaksanakan sholat Jumat di masjid pada Jumat (29/5) kemarin. Pelaksanaan sholat Jumat dilaksanakan dengan tetap memperketat aturan social distancing. 

Jamaah yang akan mengukuti sholat Jumat juga diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer. Pelaksanaan sholat Jumat bahkan tampak dijaga oleh petugas kepolisian Turki.   

Baca Juga

Dikutip dari lama Voanews pada Senin (1/6), orang yang berusia lebih dari 65 tahun dianjurkan untuk tidak mengikuti sholat Jumat di masjid. Namun, mereka masih banyak yang terlihat mengikuti pelaksanaan sholat Jumat tersebut.  

Dilansir dari Anadolu Agency, masjid-masjid di Turki dibuka kembali setelah 2,5 bulan ditutup di tengah pandemi Covid-19. Tidak seperti sholat Jumat biasanya,  jamaah sholat Jumat banyak yang melaksanakan ibadah di luar ruangan masjid dengan menjaga jarak sosial. 

Takmir masjid dan polisi yang ditugaskan di masjid juga memberikan masker dan sajadah sekali pakai kepada jamaah sholat Jumat yang tidak memilikinya. Barang yang dianggap meningkatkan risiko penyebaran virus seperti tasbih, meja baca, dan sepatu, juga tidak diizinkan di masjid. 

Kepala Direktorat Urusan Agama Turki, Ali Erbas, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pembukaan masjid di Turki akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, menurut dia, dua dari sholat lima waktu dan sholat Jumat akan diizinkan. Setelah beberapa pekan kemudian, sholat harian lainnya secara bertahap juga akan dizinkan.  

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement