Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Garut Konfirmasi 3 Kasus Baru Covid-19

Sabtu 30 May 2020 18:45 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

 Garut Konfirmasi 3 Kasus Baru Covid-19

Garut Konfirmasi 3 Kasus Baru Covid-19

Garut Konfirmasi 3 Kasus Baru Covid-19

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak tiga orang kembali dinyatakan positif Covid-19 jelang fase kenormalan baru (new normal) pada Kamis (28/5/2020). Tiga kasus baru itu ditemukan di Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, penularan kepada tiga pasien positif itu merupakan transmisi lokal. Ketiga orang itu tertular dari pasien sebelumnya yang dinyatakan positif di Kecamatan Selaawi. "Satu desa itu dikarantina lokal," kata dia, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan, terhitung sejak Jumat, Desa Samida di Kecamatan Selaawi akan dikarantina selama 14 hari. Pihaknya akan melakukan evaluasi terkait karantina tersebut hingga wilayah tersebut dinyatakan bebas Covid-19.

Helmi menambahkan, karantina lokal direncanakan dilakukan di satu desa. Namun, yang sudah pasti dilakukan di satu dusun. Sementara wilayah lainnya akan dipantau perkembangannya.

"Di satu dusun ini ada yang ODP, PDP, dan positif. Ada 560 KK yang dikarantina, nanti kami lakukan tracing ke kampung lain. Kalau memang harus karantina, akan dikarantina," kata dia.

Selain itu, Pemkab Garut juga memutuskan untuk menerapkan PSBB di Desa Samida, Kecamatan Selaawi. Sebab, menurut dia, tingkat penyebaran Covid-19 di desa itu cukup tinggi.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pada Kamis ditemukan empat kasus ODP baru, satu kasus PDP, dan tiga kasus positif Covid-19. Tiga orang yang positif itu di antaranya seorang perempuan usia 41 tahun, anak laki-laki usia 15 tahun, dan anak laki-laki usia 8 tahun.

Dengan adanya tambahan kasus itu, total tercatat ada 16 kasus di Kabupaten Garut. Sebanyak enam orang masih dalam perawatan, delapan orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA