Senin 25 May 2020 14:50 WIB

Jaringan Nelayan Matahari dan Lazismu Beri Kado Lebaran

Banyak nelayan kecil yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pasar yang masih lesu

Nelayan adalah salah satu sektor yang rentan terdampak persebaran pandemic Covid-19. Persebaran virus secara global ini mengakibatkan harga perikanan turun dititik terendah, hasil tangkapan ikan tidak bisa diserap pasar secara normal. Pada akhirnya nelayan merugi dan bahkan kehilangan pendapatan.
Foto: istimewa
Nelayan adalah salah satu sektor yang rentan terdampak persebaran pandemic Covid-19. Persebaran virus secara global ini mengakibatkan harga perikanan turun dititik terendah, hasil tangkapan ikan tidak bisa diserap pasar secara normal. Pada akhirnya nelayan merugi dan bahkan kehilangan pendapatan.

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN--Nelayan adalah salah satu sektor yang rentan terdampak persebaran pandemic Covid-19. Persebaran virus secara global ini mengakibatkan harga perikanan turun dititik terendah, hasil tangkapan ikan tidak bisa diserap pasar secara normal. Pada akhirnya nelayan merugi dan bahkan kehilangan pendapatan.

Belum pulihnya kondisi pasar perikanan dalam dua bulan terakhir mengakibatkan banyak nelayan, khususnya nelayan kecil yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

Menyambut lebaran tahun ini, Lazismu bekerjasama dengan Jaringan Nelayan Matahari (JNM) dan Yayasan Kemanusiaan KADIN Indonesia menyalurkan paket bantuan sembako bagi keluarga nelayan kecil yang terdampak Covid-19 di Pamekasan, Jawa Timur pada hari Sabtu, 23 Mei 2020.

“Melalui tajuk #KadoLebaran, kami menyalurkan 400 paket sembako bagi keluarga nelayan di kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Kami upayakan untuk mendistribusikan bagi nelayan kecil yang paling rentan dan belum tersentuh oleh bantuan dari manapun”, ujar Edi Suryanto, Direktur Eksekutif Lazismu dalam keterangan tertulisnya (24/5).

Edi Suryanto menjelaskan, bantuan paket sembako untuk nelayan ini berasal dari donasi publik selama bulan Ramadhan. Dari total donasi yang telah terhimpun selanjutnya ditambahkan oleh Yayasan Kemanusiaan KADIN Indonesia dengan jumlah donasi yang sama.

“Kami masih membuka kesempatan bagi siapapun untuk berpartisipasi. Donasi yang terhimpun selanjutnya akan kami salurkan untuk membantu keluarga nelayan yang terdampak Covid-19 di daerah lainnya”, tambah Edi Suryanto.

Dalam kesempatan yang sama, Nanang Q. el-Ghazal, Sekjen Jaringan Nelayan Matahari (JNM) menjelaskan bahwa bantuan paket sembako ini merupakan bagian dari realisasi program Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) yang dibentuk untuk membangun ketahanan pangan nelayan selama pandemi dan masa-masa paceklik.

“Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) selain menyalurkan bantuan pangan dari berbagai pihak juga akan menyediakan paket sembako murah bagi keluarga nelayan dan pelaku perikanan yang terdampak persebaran Covid-19”, ujar Nanang.

Ketua Umum JNM, Sutia Budi menjelaskan, paket bantuan sembako #KadoLebaran kerjasama antara JNM, KADIN, Lazismu dan Dompet Dhuafa ini dibagikan untuk masyarakat perikanan di sentra nelayan kecamatan Tlanakan, Pamekasan dan untuk tiga desa di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Mengingat kondisi pandemik Covid-19 ini belum jelas kapan berakhirnya, Sutia Budi mengharapkan sinergi program akan terus berlanjut khususnya untuk mendorong ketahanan dan kemandirian nelayan dan pelaku perikanan. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement