Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Pulang dari Depok, Pasutri Majalengka Terpapar Covid-19

Sabtu 23 May 2020 21:18 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

 Pulang dari Depok, Pasutri asal Majalengka Terpapar Covid-19

Pulang dari Depok, Pasutri asal Majalengka Terpapar Covid-19

Pulang dari Depok, Pasutri asal Majalengka Terpapar Covid-19

MAJALENGKA, AYOBANDUNG.COM -- Pasangan suami istri asal Kabupaten Majalengka yang berjualan seblak di Kota Depok, terkonfirmasi Covid-19 sehari jelang Idulfitri 1441 H/2020.
Keduanya menjalani perawatan di RSUD Cideres, Kabupaten Majalengka, Sabtu (23/5/2020).

"Kedua pasien (pasutri) bekerja sebagai pedang seblak di Kota Depok," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka, Alimudin.

Keduanya diduga sebagai kasus impor (imported case), yang terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 kala berjualan di Depok.

Menurutnya, saat di Depok, sang istri sudah sakit dan dirawat di sebuah klinik. Namun, setelah tak kunjung sembuh, dia sang suami pulang ke Majalengka dan dirawat di RSUD Cideres.

Ali, sapaan Alimudin, menyebut, sang suami diketahui terpapar virus dari sang istri saat merawat penyakitnya.

"Keduanya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab dan sekarang diisolasi di rumah sakit," jelas Ali yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka ini.

Dia mengaku, telah melakukan pemeriksaan PCR bagi dua orang anak pasutri tersebut. Sementara, anggota keluarga lainnya direncanakan menjalani rapid test dalam waktu dekat.

"Kalau nanti hasilnya reaktif, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab atau PCR," cetusnya.

Di Kabupaten Majalengka, saat ini tercatat enam pasien terkonfirmasi Covid-19. 

Dari jumlah itu, tiga pasien dinyatakan sembuh. Sementara, dua pasien masih dalam perawatan dan seorang lainnya meninggal dunia.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 46 orang dengan lima pasien di antaranya meninggal dunia. Sementara, dua pasien masih dalam pengawasan dan 39 selesai pengawasan.

Selain itu, 534 orang dalam pemantauan (ODP). Sembilan orang masih dalam pemantuan dan 525 orang dinyatakan selesai.

Jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Majalengka tercatat 73 orang. Dari jumlah itu, 11 orang masih dalam pemantuan dan 62 orang selesai dipantau.
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA