Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Silaturahim di Tengah Pandemi

Senin 25 May 2020 21:12 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Foto: Dok PPPA Daarul Quran.
Lebih memahami hakikat silaturahim tanpa harus berjumpa secara fisik.

Oleh: Susi Susanti, SEi Yogjakarta

Lebaran tahun ini terasa berbeda dari biasanya. Kebijakan pemerintah yang tidak total melarang mudik bagi masyarakat berbanding balik dengan masih tingginya kurva penyebaran virus di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini seolah menimbulkan polemik tersendiri di berbagai kalangan masyarakat khususnya para perantau yang jauh dari orangtua dan kerabat. Lebaran yang identik dengan mudik berjumpa dengan orang tercinta tak lagi seperti sedia kala.

Namun, dengan adanya teknologi, saat ini silaturahim dengan keluarga tercinta masih bisa dilakukan secara virtual. Beragam media sosial bisa digunakan untuk tetap menjalin silaturahim. Adapun media sosial mulai meng-upgrade untuk bisa diakses dengan mudah.

Seperti baru baru ini, aplikasi WhatsApp yang mulai bisa digunakan video call dengan lebih dari 5 orang, ada pula Zoom, Wechat, Skype, Google meet, dan lain sebagainya.

Perubahan tatanan sosial baru diharapkan manusia lebih memahami hakikat silaturahim tanpa harus berjumpa secara fisik. Tentu dengan tetap memupuk harapan untuk tetap positif thinking dan bersiap menghadapi tatanan sosial baru tentu dengan senantiasa ikhtiar yang mampu dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT.

Wallahu'alam bishawab.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA