Lapas Aceh Tiadakan Kunjungan Keluarga Saat Idul Fitri

Red: Ani Nursalikah

 Jumat 22 May 2020 17:16 WIB

Lapas Aceh Tiadakan Kunjungan Keluarga Saat Idul Fitri. Sejumlah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. Foto: Antara/Syifa Yulinnas Lapas Aceh Tiadakan Kunjungan Keluarga Saat Idul Fitri. Sejumlah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, Aceh.

Kunjungan di lapas dan rutan Aceh dilakukan secara virtual.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara di Aceh tidak menyediakan layanan kunjungan keluarga atau kerabat terhadap narapidana dan tahanan pada Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, Meurah Budiman mengatakan, hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan narapidana.

"Seluruh lapas dan rutan di Aceh sudah diinstruksikan tidak membuka layanan kunjungan keluarga atau kerabat narapidana maupun tahanan saat lebaran nanti guna mencegah penyebaran Covid-19," kata dia, Jumat (22/5).

Baca Juga

Instruksi itu, kata dia, berdasarkan surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM perihal kegiatan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19. "Kami meminta semua lapas, rutan, maupun lapas anak melaksanakan instruksi tersebut. Jangan sampai ada melakukan diskriminasi kunjungan, sehingga ada lapas, rutan, atau lapas anak yang memperbolehkan kunjungan," kata dia.

Jika ada yang melakukan diskriminasi kunjungan, maka berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, baik secara wilayah maupun nasional. "Kunjungan narapidana maupun tahanan hanya diperbolehkan secara virtual atau video konferensi yang disiapkan masing-masing lapas, rutan, maupun lapas anak," kata dia.

Terkait layanan penitipan makanan dari keluarga narapidana maupun tahanan, dia mengingatkan, "Kepada petugas lapas dan rutan, diminta selalu memakai masker saat masuk area tahanan serta menjaga jarak interaksi. Semua itu mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di dalam LP maupun rutan."

Kepala LP Lhokngadi Aceh Besar, Yusrizal, mengatakan, mereka menyediakan layanan panggilan video jika ada keluarga yang ingin berkomunikasi narapidana maupun tahanan saat Idul Fitri. "Sedangkan untuk makanan, bisa dititipkan kepada petugas. Sebelum diserahkan kepada narapidana maupun tahanan, wadah makanan tersebut harus melalui protokol kesehatan pencegahan Covid-19," kata dia.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X