Memodifikasi Ngabuburit Ramadhan di Tengah Pandemi

Red: Ani Nursalikah

 Kamis 21 May 2020 11:10 WIB

Memodifikasi Ngabuburit Ramadhan di Tengah Pandemi. Sejumlah warga bermain sepak bola saat menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di ruas Jalan Otista yang ditutup di Kota Bandung. Sejumlah ruas jalan yang ditutup sementara akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimanfaatkan warga untuk beraktivitas sekaligus menunggu waktu berbuka puasa Foto:

Ngabuburit saat pandemi seharusnya bisa meningkatkan kualitas ibadah Ramadhan.

Memodifikasi Ngabuburit Ramadhan di Tengah Pandemi

Belajar daring

Kegiatan ngabuburit lainnya, di era canggihnya teknologi informasi (IT) saat ini, juga berupa belajar secara dalam jaringan (daring) atau online. Salah satu platform pembuatan video pendek Likee, membuat kegiatan bertajuk "Likee Live Ngabuburit"

Menurut Manager of Creator Operation Likee Erwin pada Ramadhan di tengah masa pandemi ini, banyak hal seperti kebiasaan Ramadhan yang tidak dapat dilakukan pada 2020. Karena itulah, Likee berusaha menjadi platform yang selalu dapat memberikan hiburan dan manfaat bagi pengguna yang sedang menjalankan ibadah puasa #dirumahaja, dan salah satunya dengan "Likee Live Ngabuburit" itu.

Ia mengatakan dengan serangkaian acara live pihaknya ingin menemani pengguna pada Ramadhan ini setiap hari melalui pertunjukan langsung bersama banyak "influencer" dengan memberikan kesempatan untuk mempelajari bahasa-bahasa asing seperti bahasa Arab, Korea, dan Mandarin yang akan dibawakan oleh yang ahli dalam bahasa asing tersebut.

Selain itu, juga ada sesi tanya jawab bagi yang ingin bertanya ke para guru untuk mempelajari lebih lanjut bahasa asing tersebut. Melakukan kegiatan secara daring, meski tidak dilakukan saat ngabuburit juga dilakukan jamaah Masjid Al-Khoslan di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

"Setiap hari Ahad pagi, sepanjang Ramadhan ini kami melakukan kajian Islam secara daring melalui 'Google Meet'. Ternyata jamaah yang ikut lebih banyak ketimbang saat sebelum Covid-19 yang dilaksanakan di masjid," kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Khoslan Achmad Nuryadin.

Dalam kajian Islam per pekan itu, dihadirkan narasumber ustadz Hendrisman yang langsung berinteraksi dengan jamaah secara daring membahas beragam tema ke-Islaman, khususnya dengan tema Ramadhan. Ia melihat memang ada hikmah positif dari pandemi saat ini, karena ternyata jamaah justru bertambah untuk ikut berpartisipasi.

Jadi, kini di tengah wacana yang disebut-sebut sebagai era normal baru, ibadah dan amaliyah lainnya, termasuk ngabuburit tetap bisa dilakukan, dan justru dengan kualitas yang lebih baik.

 

 

Berita Lainnya

Play Podcast X