Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Infeksi Covid-19 di AS Lampaui 1,5 Juta Kasus

Rabu 20 May 2020 13:00 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Dokter dan perawat mengelilingi pasien yang terpapar Covid-19 di Roseland Community Hospital, Chicago, Amerika Serikat. CDC AS umumkan terdapat lebih dari 1,5 juta kasus Covid-19, Selasa (19/5). Ilustrasi.

Dokter dan perawat mengelilingi pasien yang terpapar Covid-19 di Roseland Community Hospital, Chicago, Amerika Serikat. CDC AS umumkan terdapat lebih dari 1,5 juta kasus Covid-19, Selasa (19/5). Ilustrasi.

Foto: Ashlee Rezin Garcia/Chicago Sun-Times via AP
CDC AS umumkan terdapat lebih dari 1,5 juta kasus Covid-19, Selasa (19/5)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Selasa mengumumkan total 1.504.830 kasus Covid-19. Angka itu naik 24.481 kasus dari jumlah sebelumnya.

Menurut CDC, jumlah korban meninggal juga bertambah 933 menjadi 90.340 kematian. CDC melaporkan jumlah kasus penyakit pernapasan, yang dikenal sebagai Covid-19 dan disebabkan oleh virus corona jenis baru pada 18 Mei dibanding jumlah pada hari sebelumnya.

Data CDC tidak mencerminkan laporan kasus Covid-19 dari masing-masing negara bagian. Amerika Serikat dan Kanada akan memperpanjang larangan perjalanan lintas negara yang tidak esensial. Perpanjangan berlaku hingga 30 hari ke depan sebagai upaya melawan penyebaran Covid-19.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengatakan pembatasan sekarang akan diperpanjang hingga 22 Juni untuk Kanada dan Meksiko. Pembatasan ini pertama kali diberlakukan pada pertengahan Maret dan sebelumnya akan berakhir pada Rabu.

"Ini adalah keputusan penting yang akan membuat warga di kedua negara kita aman," kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tentang perjanjian AS-Kanada yang dilansir Reuters pada Selasa (19/5).

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA