Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Warga Depok Langgar PSBB, Ini Sanksinya

Selasa 19 May 2020 23:29 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Agus Yulianto

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny.

Foto: Rusdy Nurdiansyah /Republika
Banyak pelanggar yang tidak bisa membayar karena tidak memiliki uang.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Satpol PP Kota Depok menindak tegas warga yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sanksi berupa kerja sosial dengan membersihkan taman, jalan lingkungan, maupun fasilitas umum.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, para pelanggar akan dikenakan sanksi administrasi. Namun, Satpol PP Kota Depok mendorong sanksi kerja sosial untuk kebersihan lingkungan. 

"Warga yang melanggar kena sanksi administrasi sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Tetapi kami utamakan untuk sanksi sosial," ujar Lienda dalam siaran pers yang diterima Republika, Selasa (19/5).

Menurut Lienda, terkait sanksi administrasi, banyak pelanggar yang tidak bisa membayar karena tidak memiliki uang. Dengan demikian, mereka memilih untuk diberikan sanksi kerja sosial. 

"Kami akan terus melakukan pemantauan kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker saat di luar rumah," terangnya.

Sanksi yang diberikan tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera bagi warga yang melanggar PSBB.

"Semoga sanksi yang diberikan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan warga dalam menggunakan masker saat berada di luar rumah. Tetap diingatkan untuk berada di rumah saja jika tidak ada keperluan mendesak," pungkas Lienda. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA