Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Waspada, Nyeri di Tangan Bisa Jadi Gejala Covid-19

Selasa 19 May 2020 16:00 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda

Pasien Covid-19 di Inggris terpantau mengalami gejala-gejala yang tak umum, seperti rasa nyeri di tangan. Kondisi tersebut dicurigai merupakan bagian dari gejala Covid-19.

Pasien Covid-19 di Inggris terpantau mengalami gejala-gejala yang tak umum, seperti rasa nyeri di tangan. Kondisi tersebut dicurigai merupakan bagian dari gejala Covid-19.

Foto: Boldsky
Gejala-gejala yang tidak umum dilaporkan dirasakan oleh pasien Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah laporan terbaru menunjukkan adanya gejala-gejala yang tidak umum saat seseorang terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19. Salah satu pertandanya ialah rasa nyeri atau sakit serta kesemutan di area tangan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada awalnya telah menyebutkan gejala-gejala umum Covid-19 berupa demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Beberapa gejala lainnya yang juga dapat terjadi pada terinfeksi virus corona jenis baru adalah hilangnya kemampuan mengecap rasa dan mencium bau.

Nyeri atau kesemutan halus di tangan bahkan kini menjadi tanda Covid-19 setelah adanya laporan dari pasien di Inggris yang mengalaminya. Mereka mengatakan rasa sakit "berdengung" dan kadang statis di tangan. Ada juga yang merasa sensasi seperti tersengat listrik di tangan, namun hilang dan timbul.

Salah satu pasien Covid-19 di Inggris bahkan mengatakan ada sensasi tangan yang tergelitik. Menurut Waleed Javaid, direktur pencegahan dan pengendalian infeksi di Rumah Sakit Mount Sinai Downtown, di New York, Amerika Serikat (AS), gejala-gejala seperti itu kemungkinan disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh.

"Ada respons imun luas yang terjadi. Sel-sel kekebalan tubuh diaktifkan sehingga banyak bahan kimia dilepaskan ke seluruh tubuh dan itu dapat terasa seperti desis,” ujar Javaid, dilansir Times Now News, Selasa (19/5).

photo
Gejala terbaru Covid-19 menurut CDC AS. - (Republika)


Javaid mengatakan, ketika respons kekebalan tubuh meningkat, tiap orang dapat merasakan sensasi berbeda. Ia pernah mendengar gejala serupa dari penyakit lainnya.

Gejala baru berupa rasa nyeri dan kesemutan di tangan juga dikenal sebagai parasthesia. Orang dengan diabetes dan mereka yang memiliki kondisi autoimun lebih mungkin untuk mengalaminya.

Meskipun tidak selalu mungkin untuk menentukan penyebab gejala ini, para ahli mengatakan kondisi ini sering disebabkan oleh tekanan pada saraf atau periode sirkulasi yang buruk. Sebelumnya, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengatakan pasien Covid-19 dapat memiliki berbagai gejala, mulai dari penyakit ringan hingga berat.

Gejala umum Covid-19 termasuk:
Demam
Napas pendek atau sulit bernapas
Batuk
Nyeri otot
Menggigil
Sakit tenggorokan
Kehilangan kemampuan mengecap rasa atau membaui

Selain itu, gejala yang jarang terjadi namun dialami beberapa pasien Covid-19 adalah gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, dan diare. Dengan adanya laporan terbaru atas gejala berupa rasa nyeri dan kesemutan di tangan, orang-orang di seluruh dunia diminta untuk mencari bantuan medis jika mengalami kondisi ini tanpa alasan yang jelas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA