Senin 18 May 2020 22:21 WIB

Jaksel Pantau Ketinggian Pintu Air Depok

Tinggi muka air di Pintu Air Depok berstatus siaga dua

Pintu Air (Ilustrasi)
Foto: Republika/Nugroho Habibi
Pintu Air (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mewaspadai potensi luapan air akibat meningkatnya permukaan air berstatus siaga dua di Pintu Air Depok.

"Ya Depok status siaga dua, kita sudah siap siaga, dan menginformasikan kepada warga di bantaran Ciliwung untuk waspada," kata Kepala Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan, Junjung saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin malam.

Baca Juga

Berdasarkan data dari Pusdatik Dinas SDA Jakarta pada pukul 20.00 WIB melalui akunTwitter, tinggi muka air di Pintu Air Depok berstatus siaga dua atau 280 cm dengan kondisi gerimis.

Sementara itu status muka air di Bendung Katulampa berstatus siaga empat atau setinggi 60 cm, sedangkan Pintu Air Pesanggrahan setinggi 155 cm dengan status siaga tiga.

Untuk Pintu Air Manggarai sebagai pemberi peringatan status banjir di DKI Jakarta masih normal atau siaga empat dengan ketinggian muka air 670 cm.

Junjung mengatakan kenaikan pintu air Depok tidak akan berpengaruh apabila status Pintu Air Manggarai masih normal.

Tetapi, lanjut Junjung, ada beberapa wilayah yang berada di kawasan rendah seperti Pejaten dan Rawajati bisa terdampak imbas kenaikan status Pintu Air Depok.

"Penentu kita Manggarai, kalau tinggi airnya normal, berarti aman. Tapi ada wilayah Rawajati dan Pejaten karena posisinya rendah, biasanya kena (luapan) duluan," kata Junjung.

Junjung menambahkan, pihak lurah dan camat telah menginformasikan kepada warga untuk mewaspadai kenaikan air Kali Ciliwung akibat meningkatnya muka air di Pintu Air Depok.

"Lurah sudah menyampaikan peringatan dini dari BPBD ke RT dan RW masing-masing," kata Junjung.

Sementara itu, hujan yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta Selatan sejak sore sudah reda.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement