Gubernur Sumbar: Sholat Id Diizinkan Hanya untuk Zona Hijau

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Fakhruddin

 Senin 18 May 2020 19:36 WIB

Foto aerial kondisi lalu-lintas di Jalan Sudirman, Padang, Sumatera Barat, Rabu (15/4/2020). Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memperpanjang status tanggap darurat bencana wabah COVID-19 mulai Rabu (15/4/2020) sampai 29 Mei 2020 sekaligus pembatasan selektif orang masuk ke provinsi itu karena meningkatnya kasus positif corona Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO Foto aerial kondisi lalu-lintas di Jalan Sudirman, Padang, Sumatera Barat, Rabu (15/4/2020). Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memperpanjang status tanggap darurat bencana wabah COVID-19 mulai Rabu (15/4/2020) sampai 29 Mei 2020 sekaligus pembatasan selektif orang masuk ke provinsi itu karena meningkatnya kasus positif corona

Daerah yang berpeluang dapat menggelar sholat Idul Fitri adalah Kota Sawahlunto.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan sholat Idul Fitri hanya akan diperbolehkan untuk daerah atau wilayah yang masih negatif dari covid-19 atau zona hijau. Irwan Prayitno menyebut daerah di Sumbar yang berpeluang dapat menggelar sholat Idul Fitri adalah Kota Sawahlunto.

Di mana Kota Arang hingga saat ini masih nol kasus covid-19 dan saat ini Sawahlunto juga sedang melakukan pool test untuk memastikan semua warganya benar-benar negatif dari corona.

"Masyarakat yang akan menggelar sholat Id, harus daerah hijau. Dan pelaksanaannya harus mengikuti protokol covid-19," kata Irwan Prayitno di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (18/5).

Irwan menjelaskan daerah yang melaksanakan sholat Id, jemaahnya harus membawa sajadah masing-masing, tidak berdekatan, ada wastafel untuk cuci tangan dan harus ada pengamanan dari TNI dan Polri. Kemudian di daerah yang mendapat izin melaksanakan sholat Id ini menurut Irwan juga harus dipastikan tidak ada pendatang baru dan tidak ada perantau yang pulang kampung.

Irwan menambahkan bagi daerah yang masih memiliki kasus covid-19 terutama di zona merah seperti Kota Padang, sholat Id tidak akan mendapatkan izin. "Padang kan zona merah, enggak mungkin bisa menggelar sholat Id. Sawahlunto mungkin bisa dengan local wisdom," ucap Irwan  Prayitno.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X