Ahad 17 May 2020 18:44 WIB

Bubarkan Geng Motor di Bundaran HI, Perwira Polisi Ditabrak

Geng motor nekat menabrak iring-iringan patroli kepolisian di Bundaran HI.

Petugas gabungan dari Kepolisian Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta melakukan penindakan pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (9/5). (ilustrasi)
Foto: Republika/Thoudy Badai
Petugas gabungan dari Kepolisian Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta melakukan penindakan pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (9/5). (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Kepala Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat AKP Revi Mingga terluka akibat ditabrak sepeda motor salah seorang anggota geng motor yang hilang kendali di Bundaran HI Jakarta Pusat, Ahad (17/5) dini hari. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto membenarkan hal tersebut, yang mengakibatkan luka di tubuh perwiranya itu.

"Kondisi luka pelipis kiri. Masih dirawat dan sudah membaik," ujar Heru di Jakarta, Ahad.

Baca Juga

Peristiwa tersebut terjadi saat anggota geng motor tersebut nekat menabrak iring-iringan patroli kepolisian. Saat itu, anggota Polri dan TNI tengah melakukan operasi rutin di wilayah Jakarta Pusat dalam rangka pengamanan bulan Ramadhan dan penanganan Covid-19.

Ketika melintas di kawasan Menteng, terdapat sekelompok remaja yang diduga tengah melakukan balap liar. Petugas pun langsung membubarkan para remaja tanggung itu hingga mereka kabur.

Namun saat tengah dibubarkan, salah satu anggota geng motor hilang kendali hingga menabrak salah satu perwira yang sedang bertugas. Sementara, ada lima orang yang ditangkap atas peristiwa tersebut.

Satu orang yang menabrak perwira, dibawa ke Polda untuk diperiksa oleh anggota laka lantasnya. Sementara, yang empat dibawa ke Satlantas Jakarta Pusat untuk diperiksa soal kendaraannya.

"Mereka diminta untuk melengkapi kelengkapan motornya," ujar Heru.

Pihaknya kini masih menyelidiki kemungkinan anggota geng motor tersebut menggunakan minuman keras dan obat terlarang lainnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement