Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Banda Aceh Razia Warga yang tak Gunakan Masker

Kamis 14 May 2020 19:55 WIB

Red: Agung Sasongko

Petugas Satpol PP meminta pengendara mobil untuk mengenakan masker. Ilustrasi.

Petugas Satpol PP meminta pengendara mobil untuk mengenakan masker. Ilustrasi.

Foto: Antara/Adiwinata Solihin
Setiap orang yang melanggar yakni tidak memakai masker akan diberikan peringatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Banda Aceh menyatakan petugas mulai melakukan razia terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, mengatakan Perwal itu akan berlaku efektif sejak Sabtu (16/5) mendatang. Sejak Senin lalu, Perwal tersebut sudah mulai gencar disosialisasikan kepada masyarakat di ibu kota.

Baca Juga

“Sosialisasi sudah gencar kita lakukan, jadi mulai Sabtu (16/5) akan mulai dilakukan razia oleh tim dan petugas,” katanya di Banda Aceh.

Dia menjelaskan razia akan dilakukan oleh tim penanganan COVID-19 Banda Aceh dan petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri serta Satpol PP dan WH kota dan provinsi, sekaligus Dinas Perhubungan.

Wali kota mengimbau seluru warga untuk mematuhi Perwal tersebut sebagai antisipasi bersama dalam mencegah terjangkit virus corona, dan upaya memutus rantai penyebarannya.

“Perwal ini kita keluarkan untuk kebaikan bersama, agar kita semua terhindar dari wabah corona. Inilah iktiar kita sembari terus berdoa kepada Allah SWT semoga pandemi ini segera berlalu dari negeri kita tercinta," ujarnya.

Aminullah menyebutkan setiap orang yang melanggar yakni tidak memakai masker maka akan diberikan peringatan tertulis yang disertai pencatatan identitas dengan menandatangani pernyataan bersedia disiplin gunakan masker.

Kata dia, bagi warga yang melanggar juga terkena sanksi tidak diberikan pelayanan pada fasilitas publik. Bagi warga yang bukan ber-KTP Banda Aceh akan dikeluarkan dari daerah ibu kota itu apabila ditemukanmelanggar secara berulang.

“Sedangkan warga ber-KTP Banda Aceh yang ditemukan melanggar berulang, akan dilakukan penarikan sementara identitas kependudukan,” katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA