Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Pasien Positif Covid-19 di Lampung Bertahan 66 Kasus

Kamis 14 May 2020 17:23 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Muhammad Fakhruddin

Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona. (Ilustrasi)

Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Umarul Faruq
Alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang ada di Palembang mengalami kerusakan.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG -- Jumlah pasien positif Covid-19 di wilayah Lampung masih bertahan 66 kasus selama sepekan terakhir. Belum adanya penambahan jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, diduga belum adanya penyelesaikan sampel swab pasien yang telah dikirimkan dari Lampung ke BTKL Palembang.

Berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan Lampung, Kamis (14/5), jumlah ODP sebanyak 3.081 orang, masih proses pemantauan 14 hari 108 orang, selesai dipantau 2.970 orang, dan ODP meninggal dunia 3 orang. Jumlah PDP 94 orang, masih dirawat 15 orang, sudah sembuh dan pulang 62 orang dan PDP meninggal dunia 17 orang.

Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 di Lampung masih bertahan selama lima hari dengan angka 66 orang sejak 8 Mei 2020. Dari jumlah tersebut, masih dirawat 39 orang, meninggal dunia 5 orang, dan pasien positif sembuh 22 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung dr Reihana mengatakan, tim sudah mengambil kembali swab yang telah dikirim ke Palembang untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lampung. "Tapi, kita sudah ambil lagi (sampel swab) untuk di cek di Labkesda," kata Reihana, Kamis (14/5).

Keterlambatan pengiriman hasil sampel swab pasien dari BTKL Palembang ke Lampung diduga karena alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang ada di Palembang mengalami kerusakan, sehingga banyak sampel swab yang datang menumpuk belum selesai di proses.

Reihana mengakui timnya sudah lama tidak menerima hasil swab yang dikirim ke BTKL Palembang. Dia mendapatkan informasi alat PCR di Palembang sedang mengalami kerusakan, sehingga belum ada konfirmasi dari hasil sampel swab yang dikirim.

Namun, ujar dia, saat ini di Labkesda Provinsi Lampung sudah tersedia, sehingga sampel swab yang telah dilakukan di Lampung dapat langsung diujikan di Labkesda. Jadi, ke depan tidak perlu lagi dikirim ke BTKL Palembang atau Jakarta.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA